Berita

Ketua Umum Gerakan Rakyat Tolak Aktor Koruptor (Gertak), Dimas Tri Nugroho/Net

Politik

Gertak Desak Aparat Usut Dugaan "Upeti" Pergantian Pejabat di Kepulauan Seribu

JUMAT, 10 SEPTEMBER 2021 | 16:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pergantian pejabat pemerintah kabupaten yang terjadi di Pemkab Kepulauan Seribu diduga sarat dengan politik transaksional.

Ketua Umum Gerakan Rakyat Tolak Aktor Koruptor (Gertak), Dimas Tri Nugroho mengaku mencium adanya dugaan pemberian upeti dalam pergantian pejabat administrator dan pengawas di Kabupaten Kepulauan Seribu.

Ia menduga, upeti tersebut sebagai cara untuk mendapatkan jabatan. Pemkab Kepulauan Seribu sendiri telah melaksanakan proses pelantikan pergantian 33 pejabat baru di lingkungan Pemkab di Gedung Mitra Praja, Selasa lalu (31/8).


"Itu menjadi fakta yang tidak terbantahkan bahwa tudingan tentang dugaan setoran upeti itu memang ada dan sepatutnya bisa menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum terkait untuk menyelidikinya," kata Dimas yang mengaku mendapatkan informasi tersebut dari warga Kepulauan Seribu, Jumat (10/9).

Kepada Dimas, warga tersebut sempat diminta pinjaman oleh rekannya yang berprofesi sebagai PNS. Ia menceritakan, temannya tersebut meminjam uang Rp 25 juta untuk "pelicin” yang akan diberikan ke pimpinannya.

"Yang dilantik itu kebanyakan punya masalah dan sudah dikenal warga sebagai sosok PNS kurang disiplin. Makanya, wajar saja jika muncul tudingan adanya dugaan setoran upeti pada pelantikan tersebut," tandas Dimas dalam siaran persnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya