Berita

Presiden Tunisia Kais Saied/Net

Dunia

Usai Pecat PM dan Bubarkan Parlemen, Presiden Tunisia Ingin Rombak Sistem Politik

JUMAT, 10 SEPTEMBER 2021 | 13:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah memecat perdana menteri dan menangguhkan parlemen, Presiden Tunisia Kais Saied berencana mengubah sistem politik melalui referendum.

"Sistem ini tidak bisa berlanjut, mengubah sistem berarti mengubah konstitusi melalui referendum, mungkin referendum membutuhkan persiapan logistik," ujar penasihat Saied, Walid Hajjem pada Kamis (9/9), seperti dikutip Reuters.

Hajjem mengatakan, ini merupakan rencana presiden pada tahap akhir, dan kemungkinan akan segera diumumkan secara resmi.


Namun belum diketahui perubahan sistem politik apa yang diinginkan oleh Saied.

Pada 25 Juli, Saeid memecat perdana menteri dan menangguhkan parlemen, semua wewenang sendiri dipindahkan ke presiden. Tindakannya disebut sebagai upaya kudeta. Sejak saat itu, Saeid belum menunjuk pemerintahan baru.

Intervensi Saied telah mendorong Tunisia ke dalam krisis konstitusional, meningkatkan kekhawatiran atas masa depan sistem demokrasi yang diadopsinya setelah revolusi 2011 yang menyebabkan Arab Spring.

Banyak pihak memperkirakan Saied berencana mengalihkan Tunisia ke sistem pemerintahan presidensial yang akan mengurangi peran parlemen.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya