Berita

Jurubicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak/Net

Politik

Jubir Prabowo: Lawan Sakit Didoakan Jelek yang Susah Diledek, Rivalitas Politik Sedang Tidak Asyik

JUMAT, 10 SEPTEMBER 2021 | 08:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kondisi perpolitikan yang terjadi di Tanah Air saat ini menjadi keprihatinan tersendiri bagi jurubicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Dahnil melihat, belakangan ini rivalitas politik yang masih terjadi pasca Pilpres 2019 sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja.

"Rivalitas politik di Indonesia saat-saat ini menjadi tidak mengasyikkan," kata Dahnil Anzar Simanjuntak di akun Twitternya, Jumat (10/9).


Mantan Ketua Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah ini memandang, seharusnya rivalitas politik diisi dengan adu ide dan gagasan antara masing-masing kubu. Namun sayangnya, hal itu tak kunjung terlihat.

"Yang muncul adalah permusuhan dan benci abadi. Lawan kena musibah dan sakit malah didoakan nan jelek-jelek. Lawan sedang kesusahan, dengan senang meledek," paparnya sembari menautkan berita tentang komentar nyinyir politisi PDIP, Ruhut Sitompul atas lahan Rocky Gerung yang disomasi oleh pengembang dari PT Sentul City.

Dalam perkaranya, pengembang tersebut menyebut tanah seluas 800 meter persegi yang dijadikan rumah oleh Rocky Gerung hanya bermodalkan sertifikat hak guna bangunan (SHGB). Pengembang bahkan mengancam akan membongkar rumah aktivis Rocky Gerung di Kelurahan Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor itu.

Kabar ini pun langsung ditanggapi oleh politisi PDIP Ruhut Sitompul.

"Rocky menggerung gerung disomasi PT Sentul City Tbk masalah lahan yang ditempati bukan miliknya. Nasihat aku untuk RG, belajarlah menunjuk hidung sendiri sebelum menunjuk hidung orang lain. Paten MERDEKA," tulis Ruhut di Twitter, Kamis (9/9).

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya