Berita

Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi /Net

Dunia

Menlu Pakistan: Jangan Melihat Pemerintahan Baru Afghanistan dengan Kacamata Lama

KAMIS, 09 SEPTEMBER 2021 | 08:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pakistan mengajak dunia untuk tidak melihat pemerintahan baru Afghanistan yang diumumkan Taliban dengan kacamata lama, alih-alih pendekatan pragmatis.

Dalam pertemuan virtual dengan China, Iran, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan pada Rabu (8/9), Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi menyerukan "new normal" di Afghanistan untuk mencegah krisis kemanusiaan dan kehancuran ekonomi yang semakin parah.

“Jika krisis kemanusiaan dapat dicegah dan stabilitas ekonomi terjamin, maka perdamaian dapat dikonsolidasikan dan eksodus massal dapat dicegah," ujarnya, seperti dikutip Sputnik.


Qureshi juga mendesak negara-negara untuk meningkatkan keterlibatan internasional di Afghanistan, termasuk kantor diplomatik yang akan meyakinkan rakyat Afghanistan.

Saat ini, hanya ada beberapa negara, seperti Pakistan, China, dan Rusia yang mempertahankan kehadiran diplomatik di Afghanistan.

Taliban telah menyerukan kembalinya para diplomat ke Afghanistan dan menyatakan bahwa mereka menginginkan hubungan persahabatan dengan pemerintah lain.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya