Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Beredar Kabar Megawati Dirawat di ICU, Begini Kata Aria Bima

KAMIS, 09 SEPTEMBER 2021 | 00:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebuah kabar beredar di aplikasi pesan WhatsApp tengah malam ini. Isinya, menyebutkan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dilarikan ke ICU RSPP Pertamina, Jakarta Selatan.

Tak cuma di media WhatsApp, Kantor Berita Politik RMOL juga menemukan informasi serupa beredar di media sosial Twitter.

Netizen mulai ramai membincangkan informasi yang disampaikan sejumlah akun. Misalnya, disampaikan akun JafarSalman yang mencuitkan satu pertanyaan, "Benarkah Megawati dirawat di RSPP?".


Tak cuma JafarSalman yang bertanya-tanya tentang kabar terkait keadaan putri sang Proklamator Ir. Soekarno itu. Pengguna akun Imad juga menyampaikan sebuah pertanyaan. "Megawati dilarikan ke RS Pertamina?" tanya Imad yang direspon sejumlah netizen dengan kesan yang tidak percaya.

Kantor Berita Politik RMOL pun mengonfirmasi ke sejumlah elit PDI Perjuangan mengenai kabar yang beredar luas ini. Salah satunya kepada Aria Bima yang mengaku belum mendapat informasi tersebut.

"Saya sudah ditelfon 5 orang wartawan nanya soal ini, tapi saya belum mendapatkan info apapun.. saya juga bingung mau jawabnya," kata Aria Bima kepada Kantor Berita Politk RMOL, Rabu tengah malam (8/9).

Aria Bima menyatakan dirinya hingga kini masih mencari informasi kebenaran kabar burung tersebut, dan belum berani menyatakan bahwa kabar tersebut hoaks.

"Saya belum dapat informasi dari manapun, saya juga enggak tau kabarnya," imbuhnya.

Senada dengan Aria Bima, Legislator PDIP Rahmad Handoyo juga belum mendapatkan informasi terkini perihal kabar Megawati Soekarnoputri yang disebut-sebut dilarikan ke RSPP Pertamina.

"Belum dapat informasi saya mbak, saya juga enggak tahu informasi dari mana itu. Tadi sore sih tidak ada informasi soal itu, nanti kalau dapat saya akan beritahu," demikian Rahmad.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya