Berita

Tangkapan layar video viral kejadian pembubaran kerumunan di Holywings, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu dini hari, 5 September/Repro

Nusantara

Akibat Kerumunan di Holywings Kemang, DKI Jakarta Ambil Langkah Tegas kepada Pelanggar Prokes dan PPKM

SELASA, 07 SEPTEMBER 2021 | 02:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pembubaran kerumunan oleh pihak Kepolisian di kafe Holiwings, Kemang, Jakarta Selatan, mengharuskan aparatur terkait di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengabil langkah tegas bagi pelanggar protokol kesehatan yang ditemukan di kemudian hari.

Pasalnya hingga saat ini, DKI Jakarta masih masuk wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, yang mana menetapkan sejumlah aturan jam buka tutup tempat makan dan minuman hingga jam 21.00 WIB.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta, Arifin menyatakan, jajarannya yang bertugas akan memberikan peringatan keras terhadap setiap pelaku usaha maupun setiap orang yang melanggar protokol kesehatan saat PPKM.

"Apabila masih ada yang coba-coba melanggar protokol kesehatan kami akan tetap melakukan penindakan secara tegas," ujar Arifin saat membekukan operasional Holywings di Kemang, Jakarta Selatan, Senin (6/9).

Melalui penutupan sementara operasional Holywings tersebut, Arifin berharap para pelaku usaha dan masyarakat bisa mengambil pelajaran, bahwa hingga hari ini pemerintah masih berusaha membantu untuk mencegah transmisi virus Covid-19.

"Jangan kemudian melakukan pelanggaran protokol kesehatan karena akan menimbulkan dampak yang luas khususnya menyangkut keselamatan nyawa setiap orang," demikian Arifin.

Kerumunan di Holywings, Kemang, Jakarta Selatan, viral di media sosial melalui sebuah video, yang di dalamnya memperlihatkan proses pembubaran pengunjung kafe tersebut oleh aparat Kepolisian.

Kejadian tersebut pun diketahui berlangsung pada Minggu dini hari (5/9).

Populer

Disuntik Vaksin Covid-19 Campuran Sinovac dan AstraZeneca, Seorang Pria Thailand Alami Pendarahan Otak Hingga Meninggal Dunia

Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:31

Jenderal Andika Perkasa Angkat Brigjen Junior Tumilaar Jadi Stafsus

Minggu, 10 Oktober 2021 | 12:28

Saiful Anam: Gubernur Lemhanas Anggap Presiden Seperti Tong Sampah, Layak Dipecat

Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:21

Moeldoko Mencoreng Muka Sendiri dengan Menyerang Mahfud MD

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:14

PM Lee Hsien Loong: Lonjakan Kasus Covid-19 Terjadi Lantaran Kekebalan Populasi Alami Singapura Rendah

Minggu, 10 Oktober 2021 | 07:40

Angkat Bicara Soal Kasus Brigjen Junior, Ketum PPAD: Pimpinan TNI Perlu Kearifan Tinggi

Selasa, 12 Oktober 2021 | 22:18

Kabar Beredar, Jokowi Ingin Hadi Tjahjanto Geser Mahfud MD Jadi Menko Polhukam

Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:57

UPDATE

Garuda Menyenangkan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 05:20

Kebebasan Sipil hingga Kekerasan terhadap Perempuan Jadi Rapor Merah 2 Tahun Jokowi-Maruf

Kamis, 21 Oktober 2021 | 04:59

Solid Calonkan Cak Imin Sebagai Capres, Legislator PKB Jabar: Masa Kita Dukung Calon Lain?

Kamis, 21 Oktober 2021 | 04:23

Nyaris Dipermalukan Atalanta, Wajah Man United Kembali Diselamatkan Ronaldo

Kamis, 21 Oktober 2021 | 03:59

Kasus Covid-19 Terus Melandai, Walikota Solo Beri Lampu Hijau untuk Konser Rock

Kamis, 21 Oktober 2021 | 03:44

Deklarasikan Dukungan untuk Puan Maharani Maju Pilpres 2024, Relawan Wong Kito: Karena Dia Anak Warga Sumsel

Kamis, 21 Oktober 2021 | 03:28

DPRD Jateng Minta Penjabat Kepala Daerah Tak Acak Birokrasi

Kamis, 21 Oktober 2021 | 02:59

Didukung NU hingga Raja Ternate, Rizal Ramli Sulit Dilirik Parpol Karena Alasan Ini

Kamis, 21 Oktober 2021 | 02:43

2 Tahun Jokowi-Maruf, Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 21 Oktober 2021 | 02:21

Bersusah Payah Hadapi Dynamo Kyiv, Barcelona Akhirnya Raih Kemenangan Perdana di Liga Champions

Kamis, 21 Oktober 2021 | 01:59

Selengkapnya