Berita

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan meninjau PTMT di SMPN 01 Tambun Selatan/RMOLJabar

Nusantara

Hari Pertama Belajar Tatap Muka, Bupati Bekasi Minta Siswa Taat Prokes

SENIN, 06 SEPTEMBER 2021 | 11:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah Kabupaten Bekasi secara resmi mulai melakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), Senin (6/9).

Di hari pertama, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan melakukan peninjau di SMPN 01 Tambun Selatan. Dalam kunjungannya tersebut, ia memberikan imbauan agar para siswa menjaga prokes secara ketat.

"PTMT memang keputusan yang sangat dilematis menghadapi pandemi ini. Di satu sisi, protokol kesehatan menganjurkan semakin kecil mobilitas dan interaksi, semakin aman dari kemungkinan penularan pandemi," kata Dani Ramdan diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Senin (6/9).


Namun selain kesehatan, terdapat sektor ekonomi dan sosial yang tak kalah penting untuk dilakukan demi kelangsungan pendidikan anak-anak.

"Oleh karena itu, kita mengambil jalan tengah yang lebih moderat. Di satu sisi protokol kesehatan dijalankan, di sisi lain kehidupan ekonomi dan sosial tetap berjalan," ujarnya.

Meski begitu, Ramdan memastikan bahwa penyelenggaraan PTMT dilakukan secara berhati-hati dengan memenuhi pemeriksaan yang ketat.

"Pertama kapasitas kelas hanya 50 persen supaya murid selama di kelas tetap menjaga jarak. Kedua selama di sekolah tidak boleh lepas masker, cuci tangan harus dilengkapi, toilet harus bersih, kelas harus bersih," tutur Ramdan.

Dinas Pendidikan telah menyeleksi sekolah-sekolah yang diperbolehkan menggelar PTMT. Hasilnya, dari 2.835 sekolah PAUD, SD, SMP neger dan swasta, terdapat 29 sekolah yang tak memenuhi syarat.

"Jadi tidak semua sekolah bisa kami luluskan untuk bisa tatap muka, yang tidak lulus ada 29 sekolah, karena itu tadi, fasilitasnya belum siap. Ada 95 persen yang boleh PTMT, yang belum lulus mayoritas swasta kalau negeri umumnya sudah memenuhi syarat dan bisa PTM," tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya