Berita

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banten, Suhendar/RMOLBanten

Politik

Dikecam IDI, Vaksin Booster Pejabat Pemerintah Tangsel Melukai Hati Rakyat

SABTU, 04 SEPTEMBER 2021 | 15:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Vaksinasi booster yang diberikan kepada pejabat di Tangerang Selatan mendapat kecaman dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banten.

Menurut Ketua IDI Banten, Suhendar vaksinasi booster harusnya hanya diperuntukkan kepada tenaga kesehatan.

Suhendar menyoroti statemen Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Taryono yang mengakui jika dirinya sudah mendapatkan vaksin booster di salah satu Rumah Sakit swasta wilayah Tangsel.


Menurut Suhendar, seharusnya sebagai pejabat memiliki sikap disiplin dalam menjalankan regulasi dan kebijakan yang sudah ditetapkan.

"Bersikap disiplin merupakan hal penting dalam mengupayakan suksesnya penanggulangan Covid-19 ini. Tidak terkecuali disiplin dalam menjalankan regulasi dan kebijakan yang telah ditetapkan," ujar Suhendar diberitakan Kantor Berita RMOLBanten, Sabtu (4/9).

Ia melanjutkan, pejabat harusnya memberikan contoh dan memberi pengaruh untuk bersikap disiplin serta menjadi teladan bagi masyarakat. Hal itu agar bisa menjadi teladan serta pemicu sukses meningkatkan perilaku disiplin masyarakat di tengah pandemi.

Suhendar pun menegaskan, apa yang sudah dilakukan Kadindikbud Tangsel telah melukai hati masyarakat dan menciderai semua pihak.

"Ini menciderai banyak pihak. Tokoh-tokoh maupun pejabat harusnya dapat menjadi teladan dalam bersinergi mewujudkan dan menjalankan disiplin dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Indonesia," tandasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya