Berita

Perusakan Masjid Jemaah Ahmadiyah di Sintang, Kalimantan Barat/Net

Politik

Masjid Ahmadiyah Dibakar Massa, Putri Gus Dur: Apa Praktik Ini Dibiarkan, Pak Jokowi?

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2021 | 16:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peristiwa perusakan rumah ibadah jemaah Ahmadiyah di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang turut menjadi perhatian putri Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid atau Alissa Wahid.

"Sekelompok orang mengatasnamakan umat Islam merusak bangunan Masjid Ahmadiyah di Sintang. Apa pun alasannya, ini tindakan melanggar hukum," kata Alissa Wahid di akun Twitternya, Jumat (3/9).

Ia mengurai, perusakan Masjid Ahmadiyah tersebut sama saja melanggar hukum berupa perusakan bangunan milik orang, pelanggaran hak konstitusional warga, hingga termasuk tindakan teror.


Ia pun tak habis pikir dengan aksi perusakan tersebut. Terlebih, aksi massa itu juga disaksikan oleh aparat hukum berseragam Polri dan TNI.

"Masa praktik seperti ini dibiarkan, Pak Jokowi? Ada barisan polisi di sana pada saat perusakan ini terjadi. Saya tidak tahu mengapa perusakannya bisa dibiarkan, Pak Jokowi," tandas Direktur Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia ini sembari menautkan akun Twitter Presiden Jokowi.

Perusakan masjid itu berlokasi di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang. Bahkan tak hanya dirusak, masjid milik Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) ini juga dibakar.

Dalam video yang beredar, tampak massa melakukan perusakan masjid yang juga disaksikan oleh para jemaah Ahmadiyah.

"Mana jaminannya, astaghfirullah. Mulut saja jaminannya. Ya ampun. Bapak saya bangun sampai sakit pinggang, dihancurkan begitu saja," ujar salah seorang dalam video yang beredar di media sosial.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya