Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

Kremlin: Bantuan Keamanan dari AS Hanya Membuat Ukraina Makin Berbahaya untuk Rusia

KAMIS, 02 SEPTEMBER 2021 | 20:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dukungan Amerika Serikat (AS) hanya akan membuat perilaku Ukraina semakin tidak terduga dan berbahaya. Hal itu akan mengancam keamanan Rusia.

Berbicara kepada wartawan di Kota Vladivostok di timur jauh Rusia pada Kamis (2/9), jurubicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan kekhawatirannya atas rencana AS untuk memberikan bantuan militer kepada Ukraina.

Pada Rabu (1/9), Presiden Joe Biden melakukan pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Washington. Biden berkomitmen atas integritas teritorial Ukraina dan menawarkan 60 juta dolar AS dalam bantuan keamanan.


"Kami yakin ini berpotensi menyebabkan tindakan tak terduga oleh pihak Ukraina dalam upaya menyelesaikan konflik Ukraina dengan paksa. Ini sangat berbahaya," kata Peskov, seperti dikutip Reuters.

"Sederhananya, kita berbicara tentang persahabatan Ukraina-Amerika melawan Rusia. Artinya, mereka berteman bukan untuk diri mereka sendiri, tetapi melawan Rusia," tambahnya.

Peskov juga menyoroti keinginan Ukraina untuk bergabung dengan NATO. Namun NATO percaya Ukraina perlu mengadopsi lebih banyak reformasi politik sebelum mendapatkan status keanggotaan.

Perselisihan antara Rusia dan Ukraina terjadi dengan memperebutkan Krimea. Sejak 2014, pasukan Ukraina telah memerangi pasukan yang didukung Rusia di wilayah timur Donbass, yang menurut Kyiv telah menewaskan 14.000 orang.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya