Berita

Proses evakuasi di Afghanistan/Net

Dunia

Peringatan! PBB: Pasokan Makanan di Afghanistan Bisa Habis Bulan Ini

KAMIS, 02 SEPTEMBER 2021 | 16:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah mengeluarkan peringatan karena semakin menipisnya pasokan makanan di Afghanistan, yang bahkan bisa habis pada bulan ini.

Dalam pernyataan resminya baru-baru ini, PBB meminta masyarakat internasional untuk mendorong bantuan kemanusiaan ke Afghanistan

Wakil Perwakilan Khusus dan Koordinator Kemanusiaan di Afghanistan, Ramiz Alakbarov, menekankan bahwa PBB tetap berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada orang-orang di Afghanistan.


Meski begitu butuh lebih banyak dana untuk menjangkau jutaan warga Afghanistan yang bergantung pada bantuan asing untuk bertahan hidup.

Ia juga mengatakan, lebih dari separuh anak-anak di bawah usia lima tahun menderita gizi buruk dan sepertiga warga tidak cukup makan.

"Sangat penting bagi kita untuk mencegah Afghanistan jatuh ke dalam bencana kemanusiaan lebih lanjut dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menyediakan barang-barang penting yang dibutuhkan negara ini saat ini," kata Alakbarov, seperti dikutip Tolo News, Kamis (2/9).

Pada Selasa (31/8), Sekretaris Jenderal PBB Antony Guterres menyampaikan keprihatinannya atas semakin dalamnya krisis kemanusiaan dan ekonomi di Afghanistan.

"Lebih dari setengah dari semua anak di bawah lima tahun diperkirakan akan mengalami kekurangan gizi akut pada tahun depan. Orang-orang kehilangan akses ke barang dan jasa dasar setiap hari. Bencana kemanusiaan membayangi," kata Guterres.

Krisis kemanusiaan di Afghanistan berkembang setelah Taliban merebut kendali Kabul pada 15 Agustus. Hal ini membuat banyak negara melakukan evakuasi besar-besaran, sementara bantuan kemanusiaan semakin terabaikan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya