Berita

Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha/Net

Dunia

Tak Terima Dituding Salah Urus Pemerintah, Prayut Chan-o-cha: Tidak Ada Negara yang Punya PDB Tinggi Selama Pandemi

KAMIS, 02 SEPTEMBER 2021 | 14:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di hari kedua sidang mosi tidak percaya yang diajukan terhadapnya, Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha membantah tuduhan yang dibuat oleh oposisi bahwa dirinya tidak becus menangani pandemi Covid-19 sehingga menyebabkan kegagalan ekonomi negara itu.

PM mengatakan bahwa tidak ada negara yang akan memiliki produk domestik bruto (PDB) tinggi selama pandemi.

“Tidak adil bagi oposisi untuk menyebut dampak Covid-19 pada ekonomi sebagai bukti salah urus pemerintah,” kata Prayut, seperti dikutip dari Bangkok post, Kamis (2/9).


“Sementara pemerintah bekerja keras untuk menjernihkan masalah yang mengakar, pandemi melanda dan sekarang membutuhkan upaya dan sumber daya yang substansial untuk dikelola,” ujarnya.

“Juga tidak adil untuk mengklaim bahwa semua yang bisa dilakukan pemerintah adalah terus meminjam uang tanpa mendapatkan imbalan apa pun,” kata dia lagi.

Dalam kesempatan itu, Prayut juga mengungkapkan salah satu usahanya selama pandemic, seperti membuka kembali negara dalam 120 hari dan katanya, pemerintah akan melanjutkan rencana tersebut meskipun harus dilaksanakan hanya sebagian karena situasi Covid-19.

Prayut, bagaimanapun, mengakui pertumbuhan ekonomi negara itu menjadi lambat selama pandemi karena sangat bergantung pada pariwisata, yang telah terpukul oleh pandemi dan diperkirakan akan memakan waktu lama untuk kembali normal.

PM juga mengatakan bahwa dia sangat kecewa dengan oposisi yang menggunakan informasi yang menyimpang dan salah untuk mendukung tuduhannya terhadap dia dan pemerintah.

Dalam protes anti-pemerintah, misalnya, katanya, pihak oposisi mengklaim pengunjuk rasa tidak menggunakan senjata apa pun ketika mereka benar-benar menggunakannya.

“Saya selalu menghormati beberapa orang baik (di kubu oposisi) yang selalu mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan mereka sendiri. Adapun beberapa orang yang hanya memikirkan diri mereka sendiri dan bertujuan untuk menghancurkan kami, tolong hentikan,” katanya.

Julapun Amornvivat, anggota parlemen Partai Pheu Thai untuk Chiang Mai, adalah anggota parlemen oposisi pertama yang berdebat melawan Jenderal Prayut pada hari Rabu.

Julapun mempresentasikan angka untuk mendukung tuduhannya bahwa pemerintah telah gagal total dalam mengelola negara dan situasi ekonominya.

Salah urus, katanya, akan mengakibatkan resesi yang akan berlangsung setidaknya dua tahun.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya