Berita

Hyunmoo-2, rudal balistik buatan Korsel dengan jangkauan 800 kilometer/Foto: Yonhap

Dunia

Korea Selatan Siap Kembangkan Rudal dengan Kemampuan Penghancur yang Lebih Canggih

KAMIS, 02 SEPTEMBER 2021 | 12:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menyusul pencabutan pembatasan pedoman rudal AS, Korea Selatan berencana mengembangkan rudal baru dengan kekuatan penghancur yang akan ditingkatkan secara signifikan.

Hal itu tertuang dalam sebuah pernyataan yang disampaikan Kementerian Pertahanan Korsel pada Kamis (2/9) waktu setempat.

Mengungkap cetak biru pertahanannya untuk 2022-2026, kementerian juga mengatakan militer akan mengerahkan pencegat baru terhadap ancaman artileri jarak jauh dan meningkatkan sistem Patriot dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan pertahanan misilnya.


“Kami akan mengembangkan rudal yang lebih kuat, jarak jauh dan lebih tepat untuk melakukan pencegahan dan mencapai keamanan dan perdamaian di Semenanjung Korea,” kata kementerian dalam rilisnya, seperti dikutip dari Yonhap.

Mei lalu, Seoul dan Washington sepakat untuk mencabut pembatasan 'pedoman rudal' yang telah melarang Korea Selatan mengembangkan atau memiliki rudal balistik dengan jangkauan maksimum lebih dari 800 kilometer.

“Menyusul penghentian pedoman, kami akan melakukan pencegahan terhadap potensi ancaman dan meningkatkan kemampuan serangan terhadap target utama,” kata kementerian.

Kementerian mengatakan rudal baru akan mampu menghancurkan terowongan dan bangunan musuh dengan akurasi yang cukup tepat untuk mencapai ukuran pintu masuk sebuah bangunan, katanya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya