Berita

Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan ketua umum partai koalisi di Istana Negara/Net

Politik

Kata Rocky Gerung, Presiden Jokowi Sedang Ketagihan Pujian

KAMIS, 02 SEPTEMBER 2021 | 09:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pujian yang disampaikan para ketua umum partai koalisi pemerintah di Istana Negara beberapa waktu lalu merupakan tanda bahwa Presiden Joko Widodo sedang ketagihan pujian.

Begitu simpulan ahli filsafat Rocky Gerung saat berbincang dengan wartawan senior Hersubeno Arief di kanal YouTube Rocky Gerung Official yang diunggah Kamis pagi (2/9).

Menurut Rocky Gerung, pernyataan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan ketua umum partai yang lain tidak ubahnya seperti testimoni yang telah dibuatkan teks.


Sebab, penilaian mengenai penanganan Covid-19 tidak objektif jika disampaikan oleh elite yang ada di lingkaran penanganan tersebut. Seperti hasil audit sebuah lembaga, tentu yang lebih kredibel adalah hasil yang diberikan auditor eksternal, bukan internal.

“Kalau luar negeri bilang Indonesia tingkat kematian di atas rata-rata dunia, itu artinya buruk. Jadi kenapa minta testimoni pada orang-orang yang sebenarnya hanya ingin memuji?” tanyanya.

Rocky berkesimpulan bahwa Presiden Joko Widodo memang sedang ketagihan pujian. Atas alasan itu, undangan tidak hanya menyasar partai besar, tapi juga partai kecil yang tidak lolos parlemen dan para buzzer yang selama ini mendengung di media sosial.

“Jadi ini recehan pun dikumpulin karena ketagihan itu,” tuturnya.

Rocky Gerung menekankan, hanya orang yang ketakutan tidak akan mendapat dukungan lagi yang ketagihan dengan pujian orang lain. Orang tersebut akan berusaha agar dirinya selalu mendapat pujian setiap harinya.

“Maka dia akan mencari pendukung, bahkan sewa,” sindirnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya