Berita

Prabowo Subianto mendapat dukungan dalam Ijtima Ulama II tahun 2018 lalu/Net

Politik

Belum Tentu Dukung Prabowo, PA 212 akan Gelar Ijtima Ulama Tahun Depan

KAMIS, 02 SEPTEMBER 2021 | 09:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Soliditas kader Partai Gerindra yang akan kembali mengusung Prabowo Subianto di Pilpres 2024 dipuji Persaudaraan Alumni (PA) 212. Namun bukan berarti PA 212 akan kembali memberi dukungan kepada Prabowo seperti pada 2019 lalu.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PA 212, Novel Bamukmin menanggapi sikap Gerindra yang akan kembali mengusung Prabowo di 2024.

"Suatu kesetiaan ketika para kader mendukung pimpinan utama dalam partainya untuk maju di Pilpres 2024 karena sudah pasti dengan pertimbangan yang matang dan kesolidan itu perlu dicontoh," ujar Novel kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (2/9).


Novel mengatakan, pihaknya akan terlebih dahulu menggelar Ijtima Ulama setahun sebelum Pilpres untuk menentukan langkah politik. Keputusan politik dalam menentukan dukungan untuk 2024 pun dinilai masih terlalu dini.

Pun demikian dengan sikapnya yang mengaku siap jika dipinang untuk menjadi kandidat calon wakil presiden di 2024. Menurutnya, hal itu tetap akan melalui persetujuan dalam Ijtima Ulama.

Namun, Novel sendiri kembali mengaku sudah siap untuk mensosialisasikan sebagai calon wakil presiden melalui mimbar-mimbar maupun melalui berbagai media yang dianggapnya sebagai panggilan jihad konstitusi karena melihat ketidakberesan negeri.

"Begitupun Prabowo Subianto juga Anis Baswedan serta para capres dan para cawapres lainya, nanti harus melalui seleksi dari Ijtima Ulama nanti di tahun 2023," pungkas Novel.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya