Berita

Tangkapan layar Mensos Risma marah saat kunker ke Jember, Jawa Timur/Repro

Politik

Gaya Risma Marah-marah Tiru Ahok Sudah Usang, Sekarang Zaman Santun dan Solutif seperti Anies

RABU, 01 SEPTEMBER 2021 | 15:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Saran dari Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid agar Mensos Tri Rismaharini mundur dari jabatannya dinilai sudah tepat. Tidak sepatutnya Menteri hanya bisa marah-marah tanpa evaluasi dan solusi konkret terkait dalam hal ini distribusi Bansos di Jember.

Sebab, pesona politik marah-marah yang dituju Risma seperti meniru mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok dinilai sudah tidak efektif untuk mengerek elektoral politik.

Begitu kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Rabu siang (1/9).


"Gaya marah-marah seperti Ahok itu gaya usang. Lagian tak perlu marah-marah juga untuk bisa menyelesaikan masalah. Sepelik dan sebesar apapun masalah itu," kata Ujang Komarudin.

Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini menilai, cara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menghadapi masalah dengan kalem dan memberikan solusi agaknya lebih elegan. Sebaiknya, kata Ujang, Mensos Risma meniru mantan Mendikbud-RI itu.

"Karena gaya marah-marah itu gaya tak disukai birokrasi dan publik. Karena gaya marah-marah itu tak pernah jadi solusi," tuturnya.

"Jika ada persoalan di jajaran bawahannya atau di birokrasinya, mestinya diperbaiki melalui ucapan yang baik, berikan keteladanan, dan berikan contoh yang baik," demikian Ujang Komarudin.

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid sebelumnya menyarankan agar Risma mundur dari jabatan menteri jika memang sudah tidak bisa mencari solusi.

"Tidak ada gunanya marah-marah lah. Kalau marah-marah terus kan mending mundur aja. Artinya kan enggak mampu bekerja," ujar Jazilul di Media Center DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/8).

Menurut Wakil Ketua MPR RI fraksi PKB ini, aksi marah-marah Risma membuktikan ketidakmampuan mengkoordinir anak buahnya yang seharusnya bisa dievaluasi di internal Kementerian Sosial. Apalagi, penyaluran Bansos yang dipersoalkan Risma merupakan kewenangan Kementerian Sosial RI.

"Oleh sebab itu yang dipentingkan hari ini koreksi yang di dalam (pegawai Kemensos)," kata Jazilul.

Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, sebelumnya mengamuk lagi di sebuah forum saat kunjungan kerja di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Dalam sebuah video yang beredar di jagat maya, mantan Walikota Surabaya itu terlihat menuding-nuding lembaga perbankan, yang kemudian meminta semua pihak untuk bersinergi agar penyaluran bansos tidak lagi terlambat.

"Omong kosong. Itu sebenarnya kita yang harus jawab. Sementara kamu seperti itu," cetus Risma sembari menunjuk ke arah pihak yang ia tuding dengan nada tinggi.

Teranyar, Risma marah-marah lagi pada sejumlah kepala dinsos di Riau. Ia menyatakan banyak bantuan PKH dan BST yang tak terdistribusi.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya