Berita

Vaksin Covid-19 Moderna/Net

Dunia

Apoteker Jepang Temukan Partikel Hitam di Vaksin Moderna yang Terkontaminasi

RABU, 01 SEPTEMBER 2021 | 11:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Laporan kontaminasi vaksin Covid-19 Moderna membuat Jepang menangguhkan sementara penggunaan jutaan dosis vaksin itu.

Pihak berwenang baru-baru ini menyebut, seorang apoteker melihat beberapa partikel hitam dalam satu botol vaksin di Prefektur Kanagawa.

Menurut BBC, sekitar 3.790 orang telah menerima vaksinasi dari batch vaksin yang terkontaminasi. Namun sisanya telah ditunda.


Sejauh ini, Jepang telah menangguhkan penggunaan sekitar 1,63 juta dosis vaksin Moderna karena terkontaminasi. Sementara distributor domestik vaksin itu telah mengumpulkan botol yang diduga terkontaminasi.

Sejauh ini tidak ada bukti kontaminasi memicu bahaya kesehatan.

Pekan lalu, distributor vaksin Moderna di Jepang, Takeda Pharmaceutical menunda tiga batch vaksin setelah menemukan zat asing dalam beberapa dosis batch sekitar 560 ribu botol.

Di sisi lain, serusahaan farmasi Spanyol Rovi, yang mengemas vaksin mengatakan jalur manufaktur di Spanyol dapat menjadi penyebab masalah tersebut. Untuk itu pihaknya sedang melakukan penyelidikan.

Pada Selasa (31/8), otoritas kesehatan Jepang mengatakan benda asing yang ditemukan di tusukan di prefektur selatan Okinawa disebabkan oleh jarum yang salah dimasukkan ke dalam botol.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya