Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati/Ist

Politik

PKS Soroti Peningkatan Pengangguran Muda

RABU, 01 SEPTEMBER 2021 | 10:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peningkatan angka pengangguran usia muda harus segera diantisipasi pemerintah. Sebab berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pengangguran berusia 20-24 tahun pada Februari 2021 mencapai 17,66 persen, meningkat 3,36 persen poin (yoy).

Sementara pada usia 25-29 tahun pada Februari 2021 mencapai 4,94 persen, meningkat 2,26 persen (yoy).

Berdasarkan pendidikan, peningkatan pengangguran terbuka tertinggi terjadi pada jenjang pendidikan SMA/SMK. Pengangguran jenjang SMA mencapai  mencapai 8,55 persen, naik 1,86 persen poin (yoy). Peningkatan lebih besar bagi jenjang SMK yang mencapai 11,45 persen, naik 3,03 persen (yoy).


Melihat data tersebut, anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati khawatir dampak pendidikan daring dalam dunia kejuruan tidak berdampak maksimal terhadap penguasaan keterampilan kerja.

"Ada tantangan memang terutama bagi alumni kejuruan yang tidak maksimal dalam penguasaan materi praktik keterampilan. Harus ada terobosan dan inovasi dalam penguasaan keterampilan yang paling banyak dibutuhkan saat pandemi," kata Mufida dalam keterangannya, Rabu (1/9).

Selain keterampilan, perlu dipikirkan skema bantuan modal atau kredit tanpa agunan bagi alumni SMA/SMK agar bisa memiliki alat-alat kerja yang bisa dilakukan baik untuk membuka usaha kecil maupun freelance.

"Sekarang kita melihat tren dunia sedang mengarah ke sana. Lewat pandemi, kita mulai terbiasa untuk kerja remote, tidak lagi mengandalkan lowongan pekerjaan bagi anak-anak muda ini," sambungnya.

Mufida menambahkan, perhatian serius terhadap meningkatnya angka pengangguran muda ini mutlak diperlukan. Sebab, saat ini Indonesia bersiap menghadapi bonus demografi.

"Perlu memaksimalkan program yang ada di Kementerian Tenaga Kerja yang termonitor dan terevaluasi dengan baik untuk mengatasi persoalan peningkatan pengangguran muda," tandasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya