Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Berpotensi Lolos dari Kekebalan, Varian Mu Sita Perhatian WHO

RABU, 01 SEPTEMBER 2021 | 10:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa mereka tengah memantau varian virus corona SARS-CoV-2 yang dikenal sebagai varian Mu.

Varian Mu secara ilmiah memiliki nama B.1.621, yang pertama kali diidentifikasi di Kolombia pada Januari lalu. Awal pekan ini, WHO telah mengklasifikasikan varian ini sebagai variant of interest atau varian yang diminati.

"Varian Mu memiliki konstelasi mutasi yang menunjukkan sifat potensial untuk lolos dari kekebalan,” kata WHO dalam laporan mingguannya.


WHO mengatakan, varian Mu mirip dengan varian Beta yang menunjukkan pengurangan kapasitas netralisasi serum penyembuhan dan vaksin.

Meski begitu butuh studi lebih lanjut untuk memahami karakteristik klinis dari varian yang sudah mewabah di Amerika Selatan dan Eropa ini.

"Meskipun prevalensi global varian Mu di antara kasus berurutan telah menurun dan saat ini di bawah 0,1 persen, prevalensi di Kolombia (39 persen) dan Ekuador (13 persen) secara konsisten meningkat,” terang WHO.

Kemunculan berbagai mutasi baru dari virus corona memicu menambah kekhawatiran para ahli dengan menyebarnya varian Delta yang sangat menular.

Sejauh ini ada beberapa varian virus corona yang menyita perhatian WHO. Badan kesehatan dunia itu juga telah memasukkan empat varian sebagai variant of concern, yaitu Alpha yang beredar di 193 negara, Beta di 141 negara, Delta di 170 negara, dan Gamma di 91 negara.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya