Berita

Juru Bicara Taliban Suhail Shaheen di saluran Narasi Newsroom/Repro

Dunia

Suhail Shaheen: Orang-orang Menyesatkan Opini Dunia Terhadap Taliban Lewat Propaganda Palsu

RABU, 01 SEPTEMBER 2021 | 09:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Berkuasanya Taliban melahirkan banyak kekhawatiran sekaligus tuduhan dari para analis barat bahwa rezim baru Afghanistan itu akan menginspirasi kelompok teroris domestik di berbagai negara.

Menanggapi tuduhan itu, Juru Bicara Taliban, Juru Bicara Taliban Suhail Shaheen dengan tegas mengatakan bahwa itu smeua hanya tuduhan yang tidak berdasar.

Shaheen mengatakan, orang-orang berusaha menyesatkan opini dunia terhadap kelompok itu lewat propaganda palsu dan provokasi.


"Yang kami inginkan adalah persaudaraan dengan negara-negara Islam, hubungan dekat dengan negara-negara Islam, dan kerjasama dengan negara-negara Islam," tegas Shaheen di saluran Narasi Newsroom beberapa waktu lalu.

Taliban mengharapkan hubungan yang berdasar pada saling menghormati dan kepentingan timbal balik.

Lalu bagaimana Taliban melepaskan diri dari tudingan itu apa langkah yang akan dilakukan?

Menjawab pertanyaan dari jurnalis Narasi, Sharon M Sumolong itu, Shaheen mengatakan bahwa untuk menepis tuduhan itu Taliban akan berupaya memiliki hubungan yang baik dengan negara-negara Islam.

"Itu yang pertama, yang kedua dengan membangun kerjasama di berbagai sektor, lalu kami juga harus memiliki pendidikan dan rekonstruksi Afghanistan, dan bertukar perwakilan dengan negara lain. Itu akan mengurangi atau menghapus kecurigaan dan kesalahpahaman, di sisi lain itu akan berkontribusi pada stabilitas satu negara sama lain di Afghanistan dan negara-negara Muslim lainnya," kata Shaheen.

Namun begitu, hingga saat ini ia mengakui bahwa Taliban belum memiliki agenda negeri. Sementara ini pemerintahan Taliban yang berkuasa di Afghanistan masih berfokus pada agenda dalam negeri untuk membebaskan negara itu dari pendudukan, dan mengkuatkan hak sebagai negara yang merdeka.  

"Setelah kami memiliki kemerdekaan kami sendiri, kami berfokus untuk membangun kembali negara kami dan membentuk kehidupan yang sejahtera dan nyaman untuk rakyat kami," kata Shaheen. Di antara agenda itu adalah membuka lapangan pekerjaan agar Afghanistan bisa lebih berkembang.

"Kami kami tidak mempunyai agenda di luar negeri dan di saat bersamaan kami tidak mengizinkan siapa pun untuk menggunakan Afganistan melawan negara lain," katanya.

Shaheen juga menepis isu bahwa Afghanistan akan menjadi tempat perlindungan bagi organisasi pemberontak atau sebagai tempat pelatihan bagi militan Islam untuk beroperasi di luar negeri, seperti halnya al-Qaeda dan Jamaah Islamiyah.

Shaheen menegaskan kembali mengenai Perjanjian Doha yang menjadi acuan mereka. Taliban tidak akan mengizinkan kelompok apa pun, atau individual siapa pun yang menggunakan wilayah Afghanistan untuk melawan negara lain, bahkan Amerika Serikat dan sekutunya sekalipun.

"Ini adalah komitmen kami, dan kami memandang kepentingan nasional kami adalah untuk fokus pada rekonstruksi Afghanistan," tegasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya