Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI, Anas Maruf/Repro
Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI, Anas Maruf/Repro
Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI, Anas Maruf memastikan, dugaan kebocoran data 1,3 juta pengguna merupakan versi lama bernama eHAC Indonesia di Google Play Store. Kebocoran ini tidak terjadi pada aplikasi versi baru yang terintegrasi dengan PeduliLindungi.
"Kebocoran data terjadi di aplikasi e-HAC lama, yang sudah tidak digunakan lagi sejak 2 Juli 2021," ujar Anas dalam konferensi pers daring, Selasa (31/8).
Populer
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Senin, 27 April 2026 | 03:59
Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
Senin, 27 April 2026 | 14:16
Senin, 27 April 2026 | 21:08
UPDATE
Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12
Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07
Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43
Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26
Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03
Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42
Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15
Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02
Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31
Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28