Berita

Yellow Clinic DPP Partai Golkar menggiatkan vaksinasi gratis untuk masyarakat/Ist

Politik

Yellow Clinic Partai Golkar Terus Geber Vaksinasi Gratis Menuju Herd Immunity

SELASA, 31 AGUSTUS 2021 | 14:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Vaksinasi gratis kepada masyarakat akan terus digeber Yellow Clinic DPP Partai Golkar hingga tuntas. Tercatat hingga Mingu (29/8), sudah ada 200 ribu aseptor mendapatkan vaksin dosis pertama dan kedua.

Yellow Clinic DPP Partai Golkar akan terus melayani vaksinasi gratis bagi masyarakat hingga permintaan masyarakat sudah terpenuhi. Tercatat hingga tanggal 29 Agustus 2021, kegiatan vaksinasi ini telah diterima oleh 200 ribu akseptor (penerima vaksin), baik dosis pertama maupun dosis kedua.

"Sesuai arahan Ketum Golkar Bapak Airlangga Hartarto, pandemi ini merupakan momentum kita untuk bergotong royong dengan para kader partai membantu masyarakat menghadapi pandemi. Salah satunya melalui percepatan vaksinasi," kata Ketua Yellow Clinic, Dwi Hartanto, Selasa (31/8).


Dalam pelaksanaanya, vaksinasi tidak hanya dilakukan kepada kader Golkar, melainkan juga masyarakat umum yang belum mendapat vaksin. Yellow Clinic berkolaborasi bersama berbagai instansi, organisasi masyarakat dan juga mengerahkan sebanyak 1.000 relawan kesehatan secara mandiri.

Hal itu sebagai ikhtiar kader pimpinan Airlangga Hartarto ini untuk mndukung pemerintah mencapai herd immunity.

Ke depan, Yellow Clinic tidak hanya akan melakukan pelayanan vaksinasi Covid-19, swab antigen, dan PCR, melainkan juga melanjutkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara kesinambungan. Mulai dari stunting, katarak, bibir sumbing, hingga penyuluhan gigi dan mulut akan turut ditangani Yellow Clinic.

"Yellow Clinic ini berdiri dengan latar belakang pandemi dan jumlah tenaga kesehatan yang tidak menjangkau banyak masyarakat. Bapak Ketum sudah meminta saya segera membuat 34 klinik di berbagai kota/kabupaten untuk melayani masyarakat," tegasnya.

Di akhir Agustus hingga September mendatang, Yellow Clinic berencana melaksanakan vaksinasi di Nusa Tenggara Timur sebanyak 32 ribu, di Jawa Tengah sebanyak 50 ribu, dan di Jawa Timur, Karawang, Bekasi, Tangerang dan Bogor masing-masing sebanyak 20 ribu dosis.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya