Berita

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita/Net

Bisnis

Peningkatan TKDN Ketenagalistrikan akan Bangkitkan Perekonomian Nasional

SELASA, 31 AGUSTUS 2021 | 11:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Upaya peningkatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sektor ketenagalistrikan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk substitusi produk impor akan berdampak positif bagi industri dalam negeri.

Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan secara khusus menyoroti kebijakan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita yang menyiapkan program 9.000 sertifikat TKDN secara cuma-cuma.

"Saya kira ini merupakan upaya yang bagus ya dari pemerintah. Ini juga bisa meningkatkan perekonomian nasional juga karena banyak tenaga kerja yang terserap," kata  kepada wartawan, Selasa (31/8).


Meski demikian, Mamit berharap pemberian sertifikat TKDN gratis tidak membuat pemerintah mengabaikan kualitas yang dihasilkan produsen dalam negeri. Termasuk juga perhitungan kuantitas dalam memenuhi kebutuhan sektor kelistrikan agar produsen dalam negeri mampu bersaing dengan produk impor.

Ia lantas memberi catatan agar produk lokal yang dihasilkan dapat terserap dengan baik sehingga tujuan meningkatkan TKDN tercapai, yakni mahalnya harga produk lokal dibandingkan barang impor.

"Dari sisi kualitas, banyak produk kita juga masih dipandang sebelah mata oleh perusahaan besar. Sisi lain, delivery time yang kadang bisa lebih lama dalam menyediakan barang serta kuantitas yang tidak bisa dipenuhi untuk semua permintaan," tuturnya.

Karenanya, ia berharap pemerintah memberikan dorongan lebih besar kepada pelaku industri dalam negeri agar persoalan-persoalan tersebut teratasi. Salah satunya dengan pemberian insentif agar harga bisa bersaing dengan produk impor.

Optimalisasi TKDN sektor ketenagalistrikan ini merupakan mandat Peraturan Presiden (Perpres) 14/2017 tentang Perubahan Atas Perpres 4/2016 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan. Dalam perpres ini, pemakaian produk lokal menjadi syarat dalam pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW dan jaringan transmisi 46.000 KM.

Hingga kini ada 3.404 produk peralatan kelistrikan yang bersertifikat. Perinciannya, nilai capaian TKDN di bawah 25 persen sebanyak 413 produk, TKDN 25 persen-40 persen sebesar 664 produk, dan di atas 40 persen sejumlah 2.327 produk.

Kemenperin juga telah memberikan sertifikasi ke 40 industri kecil dan menengah (IKM) sepanjang 2018-2021. Pun mengikusertakan 230 produk IKM bernilai TKDN di atas 25 persen, sebanyak 28 produk di antaranya peralatan kelistrikan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya