Berita

Utusan khusus AS untuk Afghanistan, Zalmay Khalilzad/Net

Dunia

Kutip Syair Jalaluddin Rumi, Utusan AS untuk Afghanistan: Ini Jalanmu, dan Milikmu Sendiri

SELASA, 31 AGUSTUS 2021 | 10:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dengan penarikan pasukan Amerika Serikat (AS), maka saat ini masa depan Afghanistan ada di tangan warga Afghanistan itu sendiri. Mereka bisa memilih jalan sendiri dengan kedaulatan penuh.

Begitu yang disampaikan oleh utusan khusus AS untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad, ketika pesawat terakhir AS meninggalkan Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul pada Selasa (31/8) pukul 3.29 dini hari waktu setempat.

"Perang kita di Afghanistan telah berakhir. Prajurit, pelaut, marinir, dan penerbang kami yang pemberani melayani dengan perbedaan dan pengorbanan sampai akhir," kata Khalilzad lewat akun Twitter-nya.


Ia mengatakan, dengan kepergian militer AS dan para sekutu, rakyat Afghanistan menghadapi momen untuk memutuskan dan mencari peluang bagi negara mereka seniri.

"Masa depan negara mereka ada di tangan mereka. Mereka akan memilih jalan mereka dalam kedaulatan penuh. Ini adalah kesempatan untuk mengakhiri perang mereka juga," lanjutnya.

Khalilzad mengatakan, situasi ini juga menjadi ujian bagi Taliban untuk membuktikan diri memimpin Afghanistan.

"Taliban sekarang menghadapi ujian. Bisakah mereka memimpin negara mereka menuju masa depan yang aman dan sejahtera di mana semua warganya, pria dan wanita, memiliki kesempatan untuk mencapai potensi mereka? Bisakah Afghanistan menghadirkan keindahan dan kekuatan budaya, sejarah, dan tradisinya yang beragam kepada dunia?" ujarnya.

Mengutip seorang penyair terkenal asal Afghanistan, Jalaluddin Ar-Rumi, Khalilzad menghadapkan masa depan yang sejahtera bagi warga Afghanistan, dengan lahirnya perdamaian dan stabilitas.

"Rumi, seorang putra Afghanistan yang terkenal, berkata, 'Ini jalanmu, dan milikmu sendiri. Orang lain mungkin berjalan denganmu, tetapi tidak ada yang bisa berjalan untukmu.' Afghanistan & Amerika masing-masing akan melanjutkan jalan kita sendiri, tetapi berdampingan," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya