Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Peneliti Bangladesh Temukan Varian Baru Virus Dengue yang Lebih Menular dan Mematikan

SENIN, 30 AGUSTUS 2021 | 15:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah pertempuran melawan varian baru virus corona SARS-CoV-2, para peneliti di Bangladesh melaporkan telah menemukan varian baru virus dengue yang menyebabkan demam berdarah (DBD) yang lebih menular dan mematikan.

Dewan Penelitian Ilmiah dan Industri Bangladesh (BCSIR) pada Minggu (29/8) melaporkan telah menemukan varian Virus Dengue Tipe 3 (DENV-3) ketika mengurutkan genom di laboratorium di Dhaka.
Penelitian dilakukan dalam upaya menemukan menemukan penyebab di balik penyebaran cepat DBD yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti.

Seorang pejabat di dewan itu, Salim Khan, mengkonfirmasi penemuan tersebut kepada Anadolu Agency.

Seorang pejabat di dewan itu, Salim Khan, mengkonfirmasi penemuan tersebut kepada Anadolu Agency.

"BCSIR dalam genome sequencing-nya telah menemukan keberadaan (varian) DENV-3 di Bangladesh untuk pertama kalinya. Ada total empat varian dengue (DENV 1-4) yang dikenal dunia, DENV-2 dan 3 lebih menular dan mematikan dibandingkan dengan varian demam berdarah lainnya," jelasnya.

Menurut Khan, saat ini varian DENV-1 dan DENV-2 sudah ada di Bangladesh.

“Kami telah melakukan pengurutan genom pada total 20 sampel pasien demam berdarah, termasuk dari Dhaka, tahun ini, dan semua varian cocok dengan DENV-3, artinya mendominasi kasus demam berdarah di Dhaka dan negara bagian lain," tambahnya.

Ia mengatakan, varian ini membuat orang-orang semakin terinfeksi dengan tingkat kematian yang lebih tinggi.

"Peningkatan jumlah anak-anak juga menjadi korban demam berdarah tahun ini, yang mengkhawatirkan," lanjutnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Pasutri Pura-pura Jadi Korban Begal Gegara Terlilit Utang

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:15

Kasus Korupsi Febrie Adriansyah Mendunia

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:02

Seleksi JPT Pratama Digugat, GHARIS Seret Pemkot Tangsel ke PTUN

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:47

Prabowo Bergerak Cepat Cegah Friksi TNI, Polri dan Kejaksaan

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:10

Bongkar Dugaan Bunker Jokowi di Solo dan Karanganyar

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:00

DPR Didesak Investigasi Proyek Jarkompenas AirNav

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:38

Semifinal Piala Dunia, Iran vs Amerika, Wasitnya Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:12

Operasi Pendinginan Kapolri-Jaksa Agung Mengaburkan Akuntabilitas Perkara

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:00

Pernyataan Juri Ardiantoro soal Pengelolaan Aset Negara di Kemayoran Tuai Apresiasi

Senin, 13 Juli 2026 | 23:54

235 Bus Sekolah Gratis Layani Pelajar Jakarta

Senin, 13 Juli 2026 | 23:40

Selengkapnya