Berita

Webinar Demensia Alzheimer/Repro

Kesehatan

Ternyata, Covid-19 Bisa Turunkan Daya Ingat

MINGGU, 29 AGUSTUS 2021 | 05:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Saat ini, di dunia ada lebih dari 50 juta orang mengalami Demensia di mana Demensia Alzheimer adalah jenis yang terbanyak, sekitar 60-70%. Demensia adalah sindrom gangguan penurunan fungsi otak yang mempengaruhi fungsi kognitif (memori), emosi dan perilaku aktivitas sehari-hari.

Masyarakat sering menyebut kondisi ini sebagai pikun. Pikun seringkali dianggap biasa dialami oleh lansia karena bertambahnya usia sehingga Demensia Alzheimer seringkali tidak terdeteksi. Padahal, gejalanya dapat dialami sejak usia muda.

Deteksi dini membantu penderita dan keluarganya untuk dapat menghadapi dampak penurunan fungsi kognitif (memori) dan pengaruh psiko-sosial dari penyakit ini dengan lebih baik. Selain itu penanganan Alzheimer sejak dini juga penting untuk memperlambat terjadinya kepikunan.


"Dampak infeksi Covid-19 pada otak yangg paling sering adalah ensefalopati akibat peradangan pada susunan saraf pusat, yang mana gejala ini bertahan beberapa bulan setelah penyakit awal. Gejala beragam seperti stroke dan gangguan fungsi kognitif (memori) atau daya pikir yang paling sering muncul adalah penurunan daya ingat atau pelupa, terutama memori baru atau mudah lupa mengingat hal-hal baru," jelas dokter spesialis saraf RSUP Sardjito Yogyakarta, Dr dr Astuti SpS(K) dalam webinar "Demensia Alzheimer di Masa Pandemi", Sabtu (28/8).

Menurutnya, kondisi Brain Fog pada Covid-19, yaitu gejala penurunan fungsi berpikir yang ditandai dengan mudah bingung, mudah lupa, sulit konsentrasi, dan sulit membuat keputusan sehari-hari perlu diwaspadai dan perlu pemeriksaan lanjutan. Deteksi sedini mungkin gangguan fungsi kognitif (memori).

"Selama covid-19 sangat penting, tujuannya untuk diagnosis sedini mungkin untuk dapat dilakukan intervensi sedini mungkin, mencegah terjadinya Demensia atau pikun, terutama Demensia Alzheimer," tegas Astuti, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Perjalanan penyakitnya kronis memburuk dan mengakibatkan kualitas hidup penderitanya buruk, menjadi beban berat bagi keluarga dan masyarakat. Karena infeksi Covid-19 meningkatkan pengentalan darah sehingga meningkatkan risiko stroke.

"Sering terjadi pada pasien penderita Covid-19, stroke yang tidak bergejala. Stroke dapat menurunkan daya ingat jangka panjang dan berisiko menjadi Demensia Alzheimer," ujar Astuti.   
     
Sementara itu, dr Abdul Gofir dari RSUP Sardjito menambahkan, gangguan tidur sering dialami oleh lansia. Terutama dengan penyakit kronis maupun demensia. Di masa pandemi ini, kejadian gangguan tidur sering dikaitkan dengan kekhawatiran terkait maraknya Covid-19 dan bahayanya.

"Gangguan tidur yang berkepanjangan, baik yang berupa insomnia atau gangguan irama sirkadian, dapat mempengaruhi fungsi kognitif (memori). Penderita gangguan tidur dapat mengalami kesulitan berkonsentrasi, mudah terdistraksi, mudah lupa, dan mempengaruhi kemampuan dalam mengambil keputusan," tuturnya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya