Berita

Ilustrasi vaksinasi/Net

Politik

Pimpinan Komisi IX: Vaksinasi Bukan Lagi Menciptakan Herd Immunity Melainkan Herd Protection

SABTU, 28 AGUSTUS 2021 | 10:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sebaran varian delta yang massif telah menyebabkan penurunan pada efikasi vaksin Covid-19. Akibatnya, target herd immunity atau kekebalan komunal pun dirasa sulit tercapai.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris mengatakan, salah satu cara mencapai kekebalan komunal atau herd immunity, vaksin harus memiliki transmission blocking ability atau kemampuan menghentikan penularan.

"Akan tetapi, cepatnya mutasi virus corona, seperti munculnya varian delta, telah membuat efikasi (kemanjuran) vaksin Covid-19 yang ada menurun," kata Charles kepada wartawan, Sabtu (28/8).


Dalam membangun herd immunity, pemerintah juga harus membangun kesadaran baru dengan membentuk pola perlindungan komunal melalui program vaksinasi.

"Vaksin memang tidak mungkin memberikan herd immunity, tetapi bisa memberikan perlidungan atau herd protection dari gejala berat dan risiko kematian akibat Covid-19," katanya.

Legistaor PDI Perjuangan ini meyakini, herd protection ini yang juga akan mencegah terjadinya sakit berkategori berat pada pasien Covid-19, sehingga tidak membebani fasilitas kesehatan.

"Herd protection ini ikut mencegah terjadinya risiko kelumpuhan sistem kesehatan, seperti nyaris terjadi saat serangan gelombang kedua Covid-19 oleh varian delta pada Juli lalu atau saat cakupan vaksinasi masih sangat minim," jelasnya.

Meski begitu, masih kata Charles, pemerintah harus terus bergerak untuk mencapai target 2 juta vaksinasi per hari meski berat mencapai target herd immunity.

"Vaksinasi bukan hanya harus dipercepat, tapi sasarannya juga harus diperluas, tidak lagi hanya 70 persen dari populasi, sebagaimana syarat herd immunity yang didengungkan selama ini," pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Sidang Bluray Cargo Ungkap Kode-kode Suap untuk Kementerian/Lembaga

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:58

Duel Raksasa Eropa Prancis Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:37

Adian Napitupulu: Kehadiran Buku Anotasi KUHAP Penting bagi BAM DPR

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:25

Pengacara Bantah Don Ritto Terlibat dalam Megakorupsi Bersama Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00

Harga Minyakita Masih di Atas HET, Kemendag Bakal Perketat Distribusi Lewat BUMN

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45

Revisi UU Zakat, FOZ Dorong Skema Zakat sebagai Pengurang Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37

Sinopsis Film Kung Fu Soccer, Comeback Stephen Chow Raup Rp1,3 Triliun dalam Dua Hari

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:33

Menag Ajak Alumni PTKIN Berkontribusi di Pemerintahan Prabowo

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:13

Ade Ginanjar Bela Bahlil: Polemik Batu Bara Jangan Digiring ke Ranah Politik

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:10

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy A27 5G Indonesia, Segini Harganya

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09

Selengkapnya