Berita

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah/Ist

Dinamika

Setelah Dipulangkan ke Daerah Asal, 121 PMI yang Direpatriasi dari Taiwan Jalani Karantina Dua Pekan

JUMAT, 27 AGUSTUS 2021 | 15:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Segala proses pemulangan pekerja migran Indonesia (PMI) bermasalah dari Taiwan ke Indonesia, hingga ke daerah asal mereka, diupayakan sesuai dengan prosedur keamanan dan kesehatan.

Pada Sabtu (21/8) pukul 3 dini hari, sebanyak 121 PMI dan delapan jenazah PMI tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten menggunakan pesawat Batik Air.

Dari 121 PMI itu, sebanyak 105 orang merupakan awak kapal LG yang kontrak kerjanya telah rampung dan terlantar di perairan Taiwan selama hampir satu tahun. Kemudian ada 15 PMI Bermasalah karena overstayer, dua di antaranya sakit ringan. Termasuk juga seorang PMI yang sakit paru-paru parah.


Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah membeberkan ada empat langkah alur yang perlu dilakukan hingga para PMI bermasalah dapat pulang. Hal itu ia sampaikan ketika menemui perwakilan 121 PMI tersebut di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Pusat, Rabu (25/8).

Langkah pertama dilakukan di bandara keberangkatan di Jepang. Kedua, titik debarkasi. Ketiga, tempat karantina. Keempat, pemulangan ke daerah asal.

"Setelah 10 kali melakukan rapat koordinasi antarkementerian/lembaga, beserta Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, Kemnaker selaku koordinator pemulangan PMI di dalam negeri meminta KDEI di Taipei melakukan koordinasi dengan otoritas terkait di Taiwan," terang Ida.

Di dalam negeri, Ida mengatakan, negosiasi juga dilakukan dengan perwakilan Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Jakarta untuk izin evakuasi.

Didampingi oleh KDEI Taipei, para PMI melakukan pemeriksaan kesehatan dan dokumen sebelum menuju bandara keberangkatan di Bandara Kaohsiung, Taiwan, pada Jumat (20/8) pukul 22.30 waktu setempat.

Setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, seluruh PMI kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan oleh KKP/Satgas Covid-19, mulai dari pengecekan suhu, tes PCR/Antigen, hingga pemeriksaan dokumen keimigrasian.

Pada tahap ketiga, para PMI menjalani karantina di Wisma Atlet, dengan melakukan tes PCR pertama. Jika hasil positif akan lanjut isolasi di tempat yang telah disediakan, dan jika hasil negatif lanjut karantina selama 8x24 jam.

"PMI kembali dilakukan Swab PCR test kedua sebelum kepulangan ke daerah asal. Jika hasil negatif maka karantina selesai dan jika hasil positif lanjut isolasi," terang Ida.

Sementara tahap terakhir adalah pemulangan PMI ke daerah asal masing-masing, yang dapat dilakukan secara mandiri atau melalui manning agent atau BP2MI. Untuk itu diperlukan koordinasi antara Disnaker atau UPT BP2MI setempat.

Selama di daerah asal, PMI melaksanakan karantina mandiri selama 14x24jam dan disiplin protokol kesehatan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya