Berita

Penampakan mural yang diduga dibuat di kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat/Ist

Politik

Mural "Jokowi Gagal!" Ada di TIM, Malam Dibuat tapi Paginya Dihapus Paksa

KAMIS, 26 AGUSTUS 2021 | 14:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Mural berisi kritikan terhadap pemerintahan Joko Widodo kembali muncul. Kali ini, mural tersebut diduga berada di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Kamis (26/8).

"Jokowi gagal!! Cuma di era ini koruptor happy selfi," demikian tulisan yang dibubuhi pada mural tersebut.

Dalam mural tersebut, terlihat seseorang berbadan tambun mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK. Ia tampak berpose salam dua jari di tangan kanan. Sedangkan tangan kirinya dimasukkan di kantong celana sebelah kiri.


Di depan sosok pemakai rompi KPK, ada dua orang yang sedang memotret tahanan KPK itu. Satu orang memotret menggunakan ponsel, sedangkan satu orang lagi memotret dengan kamera.

Keberadaan mural tersebut juga diinformasikan dan diunggah dalam akun Youtube Dompax RedFlag dengan judul "Mural record umur terpendek. Bikinnya dari jam 12 dini hari, pagi jam 06.40 dihapus paksa".

Dalam video berdurasi 2 menit 2 detik, terlihat salah seorang menggambar progres mural tersebut setiap satu jam sekali.

"Progress mural finish pukul 05.08. Perasaan lega karena akhirnya beres," demikian keterangan dalam video tersebut.

Namun pada Pukul 05.58, pembuat mural didatangi seorang sekuriti dan meminta mural tersebut dihapus.

"Hapus sekarang juga," kata sekuriti yang ditulis dalam video itu.

Masih dalam keterangan video tersebut, para seniman enggan menghapus mural tersebut hingga akhirnya petugas sekuriti memanggil rekan lainnya untuk meminta mural dihapus. Karena terus diminta, akhirnya mural yang dibuat Kamis dini hari itu dihapus.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya