Berita

Ketua Umum Partai Golkar yang tengah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Elektabilitasnya Menanjak, Politisi Senior Golkar: Bukti Airlangga Mendapat Tempat di Hati Rakyat

RABU, 25 AGUSTUS 2021 | 19:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hasil sejumlah lembaga survei menunjukkan elektabilitas dan popularitas Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, mengalami peningkatan yang cukup signifikan, meskipun masih belum masuk ke dalam jajaran 10 besar.

Teranyar, dalam survei yang dipublikasikan oleh Indikator Politik Indonesia pada Rabu siang (25/8), popularitas Airlangga Hartarto berada di angka 33 persen. Sedangkan elektabilitasnya berada di angka 1,1 persen.

Hasil ini naik cukup signifikan dibanding survei Indikator Politik pada periode April 2021 lalu. Saat itu, popularitas Airlangga berada di angka 24 persen, dan elektabilitasnya 0,2 persen.

Survei Indikator Politik Indonesia tersebut dilakukan pada 30 Juli-4 Agustus 2021. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling, dan dilakukan dengan wawancara tatap muka dnegan total responden sebanyak 1.220 orang.

Sementara kesalahan toleransi atau margin of error sekitar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Menanggapi hasil survei tersebut, politisi senior Partai Golkar, Azis Samual, mengaku optimistis karena kenaikan elektabilitas Calon Presiden (Capres) 2024 dari Partai Golkar itu cukup signifikan.  

Menurut Azis, perkembangan yang terjadi mengenai elektabilitas dan popularitas Airlangga sangat menarik dibanding survei-survei sebelumnya. Di mana, elektabilitas Airlangga masih di kisaran 0 koma.

Bahkan katanya, di beberapa survei nama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini tak masuk ke dalam deretan tokoh politik potensial menjadi calon presiden (capres) di Pemilu Nasional tahun 2024 mendatang.

"Naik 1 persen itu cukup signifikan. Karena nama Airlangga sebagai Capres itu baru disosialisasikan ke masyarakat," ujar Azis dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (25/8).

Kenaikan elektabilitas Airlangga ini, menurut Azis, disebabkan di antaranya karena Airlangga sebagai Menko Perekonomian dinilai masyarakat berhasil menyelaraskan kinerja delapan kementerian strategis di bawahnya, terutama dalam mengatasi dampak krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19.

"Perekonomian Indonesia tumbuh mencapai 7,07 persen pada kuartal II tahun 2021, itu sesuatu yang luar biasa. Sebagai Menko, Airlangga mampu mengoordinir dan menyelaraskan delapan kementerian, ini prestasi yang pantas mendapat apresiasi," tuturnya.

Sebagai Ketua Umum Partai Golkar, lanjut Azis, Airlangga juga berhasil menggerakkan mesin partai dengan bekerja cukup efektif, baik dalam koridor struktural maupun jalur fungsional.

Di samping itu, Airlangga juga dia sebut telah berhasil menjaga dinamika internal dengan pengelolaan yang bijak, sehingga tetap tercipta suasana yang harmonis, kompak dan soliditas partai yang terjaga.

"AH (Airlangga Hartarto) itu tegas dan disiplin menjaga haluan partai agar tetap pada treknya. Tentu hal itu sudah sejalan dengan harapan konstituen dan masyarakat luas. Inilah sebenarnya yang saya sebut sebagai esensi dari kepemimpinan," kata dia.

Sejalan dengan perkembanga elektabilitas dan popularitas Airlangga, tren elektabilitas Partai Golkar pun sedang mengalami kenaikan. Hal itu, dinyatakan Azis, menjadi modal dasar yang sangat penting bagi Airlangga.

"Dengan kinerjanya yang mumpuni, maka nama Airlangga akan semakin dikenal dan mendapat tempat di hati masyarakat," tutup Azis.

Populer

Disuntik Vaksin Covid-19 Campuran Sinovac dan AstraZeneca, Seorang Pria Thailand Alami Pendarahan Otak Hingga Meninggal Dunia

Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:31

Saiful Anam: Gubernur Lemhanas Anggap Presiden Seperti Tong Sampah, Layak Dipecat

Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:21

Penumpang Pesawat Wajib PCR, Pimpinan Komisi IX: Kenapa Kebijakan Jadi Jakarta Sentris?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:20

Moeldoko Mencoreng Muka Sendiri dengan Menyerang Mahfud MD

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:14

Angkat Bicara Soal Kasus Brigjen Junior, Ketum PPAD: Pimpinan TNI Perlu Kearifan Tinggi

Selasa, 12 Oktober 2021 | 22:18

Margarito Kamis: Penyelenggara Kongres atau KLB Partai adalah Pengurus DPP Sah

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:25

Kabar Beredar, Jokowi Ingin Hadi Tjahjanto Geser Mahfud MD Jadi Menko Polhukam

Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:57

UPDATE

KPK Terus Telusuri Penerimaan Uang Suap oleh Bupati Puput Tantriana Sari dan Suaminya

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:29

Komandan Kelompok Jihad Jamaat Nasr Al-Islam Wal Muslimin Tewas di Tangan Pasukan Prancis

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:23

Sosok Santri dan Perang Badar Melawan Korupsi di Bumi Pertiwi

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:06

Tasmania Siap Buka Kembali Perbatasan untuk Pengunjung Lokal dan Internasional Mulai Pertengahan Desember

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:04

Melkiades Laka Lena: Dua Tahun Jokowi-Maruf Mampu Jawab Tantangan Pengendalian Pandemi Covid-19

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:56

Kembangkan Ekonomi Syariah, Erick Thohir Buka Perwakilan Khusus MES di Luar Negeri

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:54

Jelang Pemilihan Ketum IMM ke-XIX, Keran Dukungan untuk MHP Makin Deras

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:54

Kecepatan Tak Terkontrol, Pesawat Kargo Jayawijaya Dirgantara Tergelincir di Bandara Sentani

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:44

Misbakhun: Dua Tahun Jokowi-Maruf Berhasil Seimbangkan Kebijakan Ekonomi dan Kesehatan

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:24

Permudah Pembelian Uang Kripto, Walmart Luncurkan ATM Bitcoin

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:21

Selengkapnya