Berita

Wakil Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumut Yudha Johansyah bersama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Ist

Politik

Demokrat Sumut Memanas, Kader Tuding Plt Ketua Herri Zulkarnain Sebar Fitnah

RABU, 25 AGUSTUS 2021 | 13:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Suasana di internal Partai Demokrat Sumatera Utara memanas usai munculnya isu Plt Ketua DPD Partai Demokrat, Herri Zulkarnain mundur dari ajang Musda Demokrat Sumut 2021. Herri menyebut, isu tersebut dimunculkan oleh kader yang dipengaruhi kubu KLB Deliserdang untuk menguasai partai di Sumatera Utara.

Namun demikian, tudingan tersebut disikapi keras oleh Wakil Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumut, Yudha Johansyah.

"Tuduhan ini sudah sangat keterlaluan, Herri tidak bisa lagi dimaafkan. Sudah tak beretika dia berpolitik, seenaknya saja dia memfitnah seperti itu," kata Yudha diberitakan Kantor Berita RMOLSumut, Rabu (25/8).


Yudha meminta agar Herri membuktikan tuduhan tersebut. Sebab menurutnya, tudingan bahwa sejumlah kader dan pengurus DPD Demokrat Sumut terlibat KLB Deliserdang dilontarkan Herri Zulkarnain sendiri.

"Kalau dia tidak bisa membuktikan, fitnahnya itu namanya. Sebaiknya dia bertanya langsung kepada Mas Sigit, Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat di Jakarta, biar jelas fitnah si Herri," ujarnya.

Yudha pun berpesan agar Herri Zulkarnain sadar diri dan memperbaiki mental karakternya sebagai kader partai besutan Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut.

"Pengakuan itu gambaran dari perbuatan, Herri harus paham itu," tegas Yudha.

Sementara itu, Sekretaris Divisi Pengembangan dan Pengawasan Infrastruktur Partai Daerah, Ahmad Kamil Lubis menyebut tindak tanduk Herri Zulkarnain sebagai Plt Ketua DPD Demokrat Sumut sudah diketahui oleh semua kader dan pengurus. Kemampuannya sebagai pemimpin partai di Sumut tidak sampai ke akar rumput.

"Boleh ditanya di tingkat PAC sampai ranting, apakah kader mengenal dia sebagai sosok ketua Partai Demokrat? Saya rasa hanya segelintir yang mengenal. Saya yakin tidak sampai 50 persen kader di akar rumput yang tahu nama Herri," ujar Sekretaris DPW GP Ansor Sumut ini.

Ditambahkan Pangeran SE yang juga menjabat Sekretaris Divisi Pengembangan dan Pengawasan Infrastruktur Partai Daerah, rekam jejak Herri sudah diketahui sejak menjabat Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, hingga terjadinya KLB Deliserdang.

Herri dianggap tidak serius memimpin dan menghadapi gerakan KLB abal-abal pimpinan KSP Moeldoko dan Jhoni Allen Marbun Cs, yang sudah diketahui dan dikabari oleh DPP Partai Demokrat sejak jauh hari.

"Rekam digital kan ada, dan itu semua bisa dibuka di DPP jika Herri sesukanya mengatakan kader dan pengurus terlibat KLB Deliserdang. Herri memimpin Partai Demokrat di Sumut dengan gaya like and dislike," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya