Berita

Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang juga menjadi Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno/RMOL

Politik

Buka Kemungkinan Tiga Isu Strategis Dibahas Dalam Pertemuan PDIP-Gerindra, Adi Prayitno: Intinya Konsolidasi Menuju 2024

SELASA, 24 AGUSTUS 2021 | 21:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan antara Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani, dengan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, sulit dihindarkan dari persepsi publik bahwa kedua partai tengah membahas persiapan Pilpres 2024.

Menurut Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, konstalasi politik menuju 2024 diyakini menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan tersebut.

"Pasti, apapun judulnya publik mengaitkan dengan upaya konsolidasi Pilpres menuju 2024. Itu tidak bisa dipungkiri," kata Adi Prayitno saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa petang (24/8).


Meski demikian, Adi Prayitno meyakini setidaknya ada dua ada hal lain yang pasti dibicarakan oleh Gerindra dan PDIP, yakni masih terkait dengan isu politik mutakhir. Antara lain soal wacana amandemen UUD 1945 yang ingin mencoba untuk mengembalikan GBHN, termasuk juga terkait wacana memundurkan Pemilu ke tahun 2027.

"Tidak ada yang bisa memastikan, mungkin nanti akan muncul juga pasal-pasal lain yang tidak pernah terdeteksi (amandemen UUD).  Termasuk juga usulan wacana dan isu terkait memundurkan Pemilu 2027. Itu dua isu yang sebenernya cukup seksi di luar isu Pilpres," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini.

Dari ketiga isu yang dia duga ikut dibahas dalam pertemuan PDIP-Gerindra, Adi menyimpulkan bahwa pada intinya kedua partai besar di Indonesia ini tengah melakukan konsolidasi politik menuju 2024.

"Jadi, inilah yang kemudian menebalkan keyakinan publik, bahwa pasti ada tiga isu strategis yang terkait dengan pertemuan dua partai ini," imbuhnya.

Pada hari ini, Selasa siang (24/8) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra Ahmad Muzani beserta jajaran menggelar pertemuan dengan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan jajaran elite partai banteng. 

Kedekatan antara PDI Perjuangan dan Partai Gerindra di masa lampau menjadi mukadimah yang disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat menyambut kedatangan rombongan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Dalam kata sambutannya, Hasto sempat menyinggung kedekatan PDIP-Gerindra pada Pilpres 2009. Di mana kedua partai mengusung duet Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi capres-cawapres.

Duet pasangan ini kala itu dikenal sebagai Mega-Pro. Di pilpres, pasangan ini bersaing dengan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dan Jusuf Kalla-Wiranto.

"Saya pribadi dengan kunjungan ini langsung bernostalgia pada tahun 2009 lalu, pasangan Mega-Prabowo. Saat itu kita bekerja sama dan kita belajar dari sejarah itu," kata Hasto dalam pertemuan yang digelar di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa siang (24/8).

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya