Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Sahabat Ganjar Deklarasi di 34 Provinsi, Pandu Riono: Jangan Dukung Pemimpin yang Tak Bekerja Keras Tangani Pandemi

SELASA, 24 AGUSTUS 2021 | 14:56 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dukungan untuk maju sebagai calon presiden (capres) di Pemilu 2024 dideklarasikan kelompok masyarakat sipil di 34 provinsi kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Mereka yang mendeklarasikan dukungan mengatasnamakan diri sebagai "Sahabat Ganjar". dengan melakukan deklarasi virtual di 34 provinsi dan 51 kota di Indonesia pada Minggu (22/8).

Kabar ini didengar Epidemiolog Universitas Indonesia, Pandu Riono, yang kemudian dia komentari melalui akun Twitternya, Senin (23/8).

Menurut Pandu, di masa Covid-19 sekarang ini tidak tepat jika persoalan Pilpres diangkat ke publik. Sehingga ia meminta agar masyarakat dan termasuk politisi lebih baik ikut aktif dalam penanganan Covid-19.

"Selesaikan dulu pandemi," kicau Pandu yang dikutip Selasa (24/8).

Masih dalam cuitan yang sama, Pandu berharap masyarakat bisa secara cerdas memilih pemimpin, yaitu dengan melihat kerja nyatanya dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Jangan dukung pemimpin yang tidak bekerja keras untuk menangani pandemi dengan konsisten dan kurangi dampak sosial ekonominya," ucapnya.

Di akhir kicauannya, Pandu mengajak semua pihak untuk tidak teralihkan dengan isu Pilpres 2024, karena kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia harus dihadapi secara serius oleh seluruh elemen bangsa.

"Kita harus fokus pada penanganan pandemi, bukan pilih presiden," demikian Pandu Riono.

Kelompok masyarakat dari berbagai elemen yang tergabung dalam Sahabat Ganjar mendeklarasikan dan mendukung Ganjar Pranowo untuk ikut Pilpres 2024.

Ketua Umum Sahabat Ganjar, Leni Handayani, dalam keterangan tertulisnya menyatakan komitmennya membawa PDI Perjuangan itu maju dalam Pilpres 2024.

Satu agenda yang akan dilakukan yakni menyosialisasikan kinerja dan kegiatan Ganjar.

Populer

Menag Masih Pelajari Kasus Pelarangan Ibadah di Bandung

Senin, 10 Maret 2025 | 20:00

Duit Sitaan Korupsi di Kejagung Tak Pernah Utuh Kembali ke Rakyat

Senin, 10 Maret 2025 | 12:58

Polda Metro Didesak Segera Periksa Pemilik MNC Asia Holding Hary Tanoe

Minggu, 09 Maret 2025 | 18:30

Digugat CMNP, Hary Tanoe dan MNC Holding Terancam Bangkrut?

Selasa, 04 Maret 2025 | 01:51

Nyanyian Riza Chalid Penting Mengungkap Pejabat Serakah

Minggu, 09 Maret 2025 | 20:58

CMNP Minta Pengadilan Sita Jaminan Harta Hary Tanoe

Selasa, 04 Maret 2025 | 03:55

Usia Pensiun TNI Bakal Diperpanjang, Ketum PEPABRI: Kalau 58 Tahun Kan Masih Lucu-Lucunya

Senin, 10 Maret 2025 | 19:58

UPDATE

TNI dan Satgas PKH Garda Terdepan Tegakkan Hukum Perkebunan Sawit Ilegal

Kamis, 13 Maret 2025 | 19:30

Rumah Ridwan Kamil Digeledah Pertama di Kasus bank bjb, Ini Sebabnya

Kamis, 13 Maret 2025 | 19:24

Kelakar Prabowo Soal Jaksa Agung yang Absen di Bukber Rektor

Kamis, 13 Maret 2025 | 19:15

KPK Sita Deposito Hingga Bangunan di Kasus Korupsi bank bjb

Kamis, 13 Maret 2025 | 18:51

Legislator PDIP Usul Pembentukan Kamar Khusus Pajak di MA

Kamis, 13 Maret 2025 | 18:35

Terus Bertumbuh, Ketua Komisi VI Apresiasi Kinerja Antam

Kamis, 13 Maret 2025 | 18:09

Hormati KPK, bank bjb Pastikan Kegiatan Bisnis Tetap Jalan

Kamis, 13 Maret 2025 | 18:08

Pejabat bank bjb dan Agensi Sepakat Markup Iklan, Begini Modusnya

Kamis, 13 Maret 2025 | 18:07

Sri Mulyani: Penurunan Penerimaan Pajak Tak Perlu Didramatisasi

Kamis, 13 Maret 2025 | 17:58

Perdana Prabowo Undang Rektor Seluruh Indonesia ke Istana

Kamis, 13 Maret 2025 | 17:54

Selengkapnya