Berita

Mahasiswa tolak perpanjangan PPKM di depan Pemkot Bandung/RMOLJabar

Politik

Mahasiswa Geruduk Pemkot Bandung Tolak Perpanjangan PPKM

SELASA, 24 AGUSTUS 2021 | 13:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Puluhan mahasiswa menggelar aksi menyuarakan keluh kesahnya kepada Pemerintah Kota Bandung di depan Gerbang Pemkot Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Selasa (24/8).

Massa aksi yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bandung tersebut menyuarakan kekecewaan terhadap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Lebih spesifik, mereka merasa kecewa terhadap Pemkot Bandung, dan menuntut Pemkot melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kebijakan-kebijakan selama PPKM.

Koordinator Aksi IMM, Muhammad Fauzan Irsyad mengatakan, Pemkot Bandung dinilai gagal dalam menghadirkan informasi-informasi terkait kebijakan-kebijakan di masa Pandemi Covid-19.


"Pemkot dan Satgas Kota Bandung gagal, karena mereka tidak menghadirkan data kesehatan yang jelas, karena sampai saat ini tidak ada data yang jelas mengapa PPKM diperpanjang," kata Fauzan di lokasi Aksi, Selasa (24/8).

Fauzan menuturkan, pihaknya telah melakukan kajian terhadap kebijakan-kebinakan di masa pandemi. Hasilnya, Pemkot Bandung tidak dapat menekan laju peningkatan angka kemiskinan di Kota Bandung.

"Dari kajian kami, masyarakat Kota Bandung mengalami peningkatan kemiskinan sebanyak 30 persen, itu bukti konkret Pemkot hanya memanfaatkan rakyatnya," tegasnya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Oleh sebab itu, langkah evaluasi menjadi harga mati yang harus dilakukan pemerintah kota Bandung dalam menelurkan kebijakan terkait penanganan pandemi Covid-19.

"Kami minta Pemkot menyampaikan kepada pemerintah lebih tinggi untuk mengubah semua kebijakan yang ada," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya