Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan/RMOL

Politik

Sambut Baik Elektabilitas PAN Naik di Survei, Zulhas: Jadi Masukan Untuk Kita Bisa Lebih

SENIN, 23 AGUSTUS 2021 | 22:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rilis survei Indonesia Political Opinion (IPO) mengenai kenaikan elektabilitas Partai Amanat Nasional (PAN) disambut baik Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Menurut Zulhas, sapaan karib Ketua Umum PAN, kenaikan elektoral partai berlambang matahari putih ini akan dijadikan penyemangat sekaligus masukan untuk ke depannya agar lebih baik.

"Survei-survei ini memang beragam. Kita terima kasih baik tinggi maupun rendah. Itu akan jadi penyemangat, apakah yang bagus atau tidak bagus, jadi penyemangat," kata Zulhas kepada wartawan di Kantor DPP PAN, Bilangan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Senin (23/8).


Zulhas menambahkan, pihaknya tetap berterimakasih meskipun kader PAN digenjot untuk tidak hanya berpacu pada hasil survei. Sebab, sejak dahulu PAN selalu disebutkan di lembaga survei sekitar 2 persen, namun hasilnya dalam setiap Pemilu justru 7 persen.

"Yang paling penting kader kita harus tetap bekerja keras tidak tergantung pada survey. Karena kalau dari dulu PAN itu 2 persen belum pernah itu jarang sekali, tapi hasilnya 7 persen terus," tuturnya.

"Nah oleh karena itu jadi masukan untuk kita lebih baik," pungkasnya.

Partai Amanat Nasional (PAN) mengalami peningkatan signifikan, dari posisi bulan April 2021 PAN di angka 2.2 persen meningkat ke 5. 8 persen. Sementara itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengalami penurunan posisi di bulan April berada di urutan ke 5 (5.3 persen) sekarang terjun bebas di posisi 8 (4.95 persen).

"Terjadi perubahan pada tingkat keterpilihan partai politik; PKS mengalami penurunan signifikan, kondisi ini seiring dengan peningkatan perolehan angka keterpilihan pada PAN yang berhasil unggul dari PKS," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah dalam hasil surveinya, Sabtu (14/8).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya