Berita

Vaksin ZyCoV-D yang dikembangkan perusahaan farmasi India, Zydus Cadila/Net

Kesehatan

Mengenal ZyCoV-D, Vaksin Covid-19 Berbasis DNA Pertama di Dunia Buatan India

MINGGU, 22 AGUSTUS 2021 | 06:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India telah mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 yang dikembangkan berbasis DNA pertama di dunia, ZyCoV-D.

ZyCoV-D merupakan vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi India, Zydus Cadila, dengan kemitraan bersama Departemen Bioteknologi pemerintah.

Kementerian Sains dan Teknologi menjelaskan, vaksin ZyCoV-D diberikan dalam tiga dosis, tidak seperti banyak vaksin Covid-19 yang hanya dua atau satu dosis.


Selain orang dewasa, vaksin ini juga dapat diberikan kepada remaja dalam kelompok usia 12 hingga 18 tahun.

Sepert dikutip Anadolu Agency pada Minggu (22/8), vaksin ZyCoV-D menggunakan teknologi plug-and-play dengan dasar platform DNA plasmid sehingga mudah diadaptasi untuk menangani mutasi pada virus.

"Vaksin ini menghasilkan protein lonjakan virus SARS-CoV-2 dan memunculkan respons kekebalan yang memainkan peran penting dalam perlindungan dari penyakit serta pembersihan virus," jelas kementerian.

Berdasarkan uji klinis fase 3 yang melibatkan lebih dari 28 ribu sukarelawan, vaksin ini memiliki kemanjuran hingga 66,6 persen. Ini juga menjadi uji coba vaksin Covid-19 terbesar di India sejauh ini.

Dengan kehadiran ZyCoV-D, India memiliki enam vaksin Covid-19 yang dapat digunakan. ZyCoV-D juga merupakan vaksin buatan dalam negeri India kedua setelah Covaxin, yang diproduksi oleh perusahaan farmasi Bharat Biotech.

Hingga Jumat pagi (20/8), lebih dari 570 juta dosis vaksin telah diberikan di India. Pemerintah berencana untuk menyuntikkan semua orang dewasa yang memenuhi syarat pada Desember, juga mereka yang berusia di bawah 18 tahun.

Sementara itu, totalnya, India sudah mencatat 32,3 juta kasus Covid-19 dengan 433.589 kematian.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya