Berita

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, dalam webinar bertema "Masa Depan Afghanistan dan Peran Diplomasi Perdamaian Indonesia", Sabtu, 21 Agustus/Repro

Dunia

Taliban Kuasai Kabul, HNW: Bukti Bangkitnya Nasionalisme Afghanistan

SABTU, 21 AGUSTUS 2021 | 20:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengusaan Istana Kepresidenan di Kabul oleh pasukan Taliban, menjadi momentum bangkitnya nasionalisme bangsa Afghanistan. Semangat ini untuk lepas dari jajahan Amerika Serikat.

Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, dalam webinar bertema "Masa Depan Afghanistan dan Peran Diplomasi Perdamaian Indonesia", Sabtu (21/8).

"Taliban merujuk ke sana (semangat nasionalisme), untuk melawan penjajahan atau intervensi asing yang dalam hal ini dipersepsikan oleh AS (Amerika Serikat) dan antek-anteknya," kata Hidayat.


Pemilik akronim HNW ini pun memahami, jika kemudian ada yang mempertanyakan aksi Taliban tersebut. Utamanya, dalam kaitan dengan Presiden Ashraf Ghani yang memimpin Afghanistan terpilih secara demokratis melalui pemilu.

"Ada pertanyaan, bukannya pemerintah Afghanistan terpilih secara demokratis? Memang kemarin ada pemilu, tapi apakah pemilu itu benar-benar pemilu yang sebenarnya atau pemilu-pemiluan," katanya.

"Karena yang ikut (pemilu) pun sangat rendah atau di bawah 20 persen," imbuh Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini.

Lanjut HNW, gerakan Taliban yang diperbincangkan hari ini, bagi dia sudah tepat untuk mengakhiri era penjajahan Afghanistan oleh Amerika Serikat.

"Bangsa Afghanistan bisa saja disebut victim. Korban daripada penjajahan yang dilakukan oleh asing, AS dan sekutunya," tandasnya.

Selain HNW, pembicara yang dihadirkan pada webinar itu ada mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua PP Muhammadiyah Sudarnoto, akademisi Universitas Indonesia Yon Machmudi dan akademisi Universitas Moestopo Ryantori.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya