Berita

Warga menangisi kerabatnya yang meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19/Net

Kesehatan

Pemerintah Dilarang Terlena, Masih Ada PR soal Covid-19 yang Belum Selesai

SABTU, 21 AGUSTUS 2021 | 11:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah diingatkan tetap waspada dan tidak mengendurkan sektor kesehatan meski angka kasus Covid-19 di Tanah Air mengalami penurunan.

Pasalnya, wabah Covid-19 belum terkendali secara menyeluruh. Masyarakat diharapkan tidak lengah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Demikian disampaikan Sekjen Koalisi Masyarakat Profesi dan Asosiasi Kesehatan (KoMPAK), Dedi Supratman saat menjadi narasumber dalam diskusi daring bertajuk "Suara Nakes Untuk Indonesia", Sabtu (21/8).


"Kita ingin mengingatkan pemerintah, PR belum selesai. Organisasi profesi melihat situasi saat ini memang sudah menurun, tetapi kami khawatir, jangan sampai masyarakat memaknainya seolah udah beres atau sudah terkendali," kata Dedi.

Dedi mengatakan, meskipun kasus Covid-19 mengalami penurunan, namun persentase angka kematian masih tinggi mencapai 6 persen. Padahal, standar global angka kematian itu hanya 2 persen.

"Itu artinya ada beberapa kekhawatiran yang harus diantisipasi," tegasnya.

Atas dasar itu, Dedi berharap pemerintah dalam menerapkan kebijakan agar tidak kendur. Apalagi Dedi mendapatkan informasi bahwa akan diterapkan kebijakan kerja dari kantor atau WFO 100 persen.

"Wah itu gila. Tentu semua bertahap dan kita harus hati-hati agar kenaikan kasus yang beberapa bulan kemarin cukup tinggi itu bisa diantisipasi, jangan sampai terulang lagi," pungkasnya.

Selain Dedi, turut hadir dalam acara tersebut yakni Waketum PB IDI, Slamet Budiarto; Ketum PPNI, Harif Fadilah; Ketum PB IBI, Emi Nurjasmi; Ketua IAKMI, Ede S. Darmawan; dan Ketum DPP PATELKI, Atna Permana.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

AS Beri Ultimatum 10 Hari ke Iran, Ancaman Serangan Militer Menguat

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:16

Harga Emas Terjepit oleh Tensi Panas Geopolitik

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:04

Trump Angkat Bicara Soal Penangkapan Andrew

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:59

Bursa Eropa Parkir di Zona Merah, Kejutan Datang dari Saham Nestle

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:38

BI Naikkan Paket Penukaran Uang Jadi Rp 5,3 Juta dan 2.800 Titik Layanan

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:21

Adik Raja Charles Ditangkap, Hubungan dengan Epstein Kembali Disorot

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:04

Kasus Mayat Perempuan di Muara Enim Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:52

WNA China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:27

Khofifah Sidak Harga Bapok Awal Ramadan di Sidoarjo

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:59

Bisnis Bareng Paman Sam

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:40

Selengkapnya