Berita

Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar saat mengiwi Webinar tentang pemanfaatan teknologi digital, Jumat (20/8)/Repro

Politik

Cak Imin: Bijak Manfaatkan Medsos Sarana Membendung Gerakan Radikalisme

SABTU, 21 AGUSTUS 2021 | 02:27 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemanfaatan teknologi digital yang tepat akan efektif dalam upaya membendung gempuran berbagai gerakan radikalisme.

Pandangan itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar saat mengisi Webinar tentang "Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Menangkal Radikalisme" Jumat siang (20/8).

Pria yang karib disapa Cak Imin ini mengatakan bahwa dalam situasi pandemi Covid-19, masyarakat Indonesia harus tetap mewaspadai gerakan penguatan politik identitas agama yang ada di dalam media sosial.


Kata Ketua Umum DPP PKB itu, agama menjadi menu pengetahuan yang banyak diminati oleh masyarakat. Sebab, fungsi agama adalah sumber kekuatan etis dan moral yang mengubah masyarakat.

Meski demikian, di sisi yang lain, saat agama subur justru dimanfaatkan oleh kelompok tertentu sebagai alat mencapai tujuan politik. Salah satunya instrumen yang digunakan adalah media sosial.

"Di sisi yang lain agama kemudian subur, kemudian dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok yang melihat agama sebagai sarana untuk mencapai tujuan politik, tujuan ideologis, tujuan semangat negatif," demikian ulasan Cak Imin.

Merespons tantangan itu, Cak Imin menyarankan pada pemerintah mampu menjadi jembatan bagi semangat keagamaan dan kebhinekaan.

Dengan demikian, Cak Imin yakin ideologi radikalimsme tidak akan berkembang pesat.

Pemerintah, ditekankan Cak Imin harus benar-benar intens menjembatani semangat keagamaan dengan kesadaran tidak mudah dimanfaatkan.

"Suburnya radikalisme, fundamentalisme, agama dijadikan jalan untuk kemanfaatan ekonomi, politik dan lainnya ini yang harus diantisipasi," Kata Gus Muhaimin

Cak Imin juga menyinggung soal kecenderungan radikalisme dan fundamentalisme agama tidak hanya terjadi pada Islam, tetapi agama lainnya.

Cak Imin menyarankan kepada masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media soial. Apalagi Indonesia adalah negara yang subur pertarungan ideologi yang ada di dunia.

Ketua Umum PKB itu mengimbaumasyarakat Indonesia untuk bijak menggunaan media sosial. Tujuannya, untuk membendung aksi gerakan radikalisme di Indonesia

"Dalam konteks ini kita harus mampu membendung paham intoleransi, paham pro perpecahan, paham yang bersifat disintegratif terhadap Indonesia," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya