Berita

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat memberikan keterangan pers penangkapan 53 terduga teroris di Mabes Polri/Ist

Presisi

Mengapa Densus Bisa Tangkap 53 Terduga Teroris Dalam Enam Hari, Ini Penjelasannya

JUMAT, 20 AGUSTUS 2021 | 23:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dalam operasi enam hari yakni 12 hingga 17 Agustus, tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri berhasil menangkap 53 terduga teroris dari 11 Provinsi yang ada di Indonesia. Dari 53 itu, sebanyak 50 terduga teroris dari kelompok Jamaah Islamiyah (JI) sementara tiga diantaranya merupakan Jamaah Ansharut Daullah (JAD) yang berbaiat kepada ISIS.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan, banyaknya terduga teroris yang ditangkap ini tak lepas dari kerja senyap dan taktis tim Densus 88.

“Jadi sebelum kita lakukan penangkapan terhadap tersangka ini kan tentunya Densus sudah punya data,” kata Argo Yuwono kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (20/8).


Adapun data tersebut berbasis dari penangkapan-penangkapan dari jaringan Jamaah Islamiyah sebelumnnya. Dimana dari penangkapan tersebut, kemudian dilakukan pengembangan. Biasanya, Argo mengungkap, satu terduga teroris yang ditangkap terkait dengan jaringan lain yang sudah masuk ke dalam aksi perencanaan teror.

“Jaringan ini kan tidak pisah, namun ini ada keterkaitan dan kadang-kadang itu apa namanya masih ada hubungan. Artinya hubungannya tuh apa yang telah direncanakan kemudian nanti yang ketangkep artinya perencanaan gagal. Tapi ini ada kaitannya, jadi ada jaringannya jadi ada suatu agenda yang sudah dibuat oleh mereka,” beber Argo.

Argo merinci 11 wilayah yang dilakukan penangkapan yakni, Sumatera Utara (Sumut) delapan orang, Jambi tiga orang. Lalu, Kalimantan Barat satu orang, Kalimantan Timur tiga orang, Sulawesi Selatan tiga orang, Maluku satu orang, Banten enam orang, Jawa Barat empat orang, Jawa Tengah 11 orang, Jawa Timur enam orang dan Lampung tujuh orang.

53 terduga teroris yang ditangkap di 11 Provinsi Indonesia, ingin melancarkan aksi terornya saat Hari Kemerdekaan Indonesia atau 17 Agustus 2021. Hal tersebut terungkap dari kesaksian para tersangka kepada penyidik Densus 88 Anti Teror.

"Ini sesuai keterangan daripada beberapa tersangka yang kami tangkap memang kelompok JI dia ingin menggunakan momen 17 Agustus atau Hari Kemerdekaan," demikian Argo.

Dalam penangkapan tersebut, Argo menyatakan bahwa, penyidik Densus 88 juga mengamankan kotak amal dan celengan yang dimanfaatkan oleh kelompok Jamaah Islamiyah dalam mencari dana.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya