Berita

Menteri Kesehatan Arben Vitia/Net

Kesehatan

Kasus Covid Meningkat di Kosovo, AS Kirim Bantuan 35.100 Vaksin Pfizer Senilai Setengah Miliar Dolar

JUMAT, 20 AGUSTUS 2021 | 06:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat akan mengirim 35.100 vaksin Pfizer-BioNthec untuk membantu Kocovo dalam penanganan pandemi. Bantuan senilai setengah miliar dolar AS itu akan datang dalam minggu ini, seperti yang dilaporkan pejabat Gedung Putih.  

“Kami bangga dapat memberikan vaksin yang aman dan efektif itu kepada penduduk Kosovo. Kami tidak mengirim mereka sebagai imbalan atas bantuan atau konsesi; vaksin kami tidak pergi dengan maksud tersembunyi. Satu-satunya tujuan mereka adalah untuk menyelamatkan nyawa,” kata pejabat, seperti dilaporkan oleh VOA, Kamis (19/8).

Bantuan tersebut adalah bagian dari program COVAX. Washington telah berjanji untuk memainkan peran penting dalam mengekang pandemi virus corona di seluruh dunia.


Kosovo mengalami peningkatan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir, dengan kasus positif dilaporkan lebih dari 2.000 dalam 24 jam terakhir dan 12 orang meninggal dunia.

Pemerintah Kosovo akan menerapkan langkah-langkah baru yang akan berlaku hingga 1 September, seperti menutup klub malam, restoran, toko-toko, dan larangan berkumpul.

Pembatasan itu akan mempengaruhi banyak sektor, tetapi Menteri Kesehatan Arben Vitia menegaskan hal itu dilakukan untuk tujuan untuk menjaga kesehatan masyarakat.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

AS Beri Ultimatum 10 Hari ke Iran, Ancaman Serangan Militer Menguat

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:16

Harga Emas Terjepit oleh Tensi Panas Geopolitik

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:04

Trump Angkat Bicara Soal Penangkapan Andrew

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:59

Bursa Eropa Parkir di Zona Merah, Kejutan Datang dari Saham Nestle

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:38

BI Naikkan Paket Penukaran Uang Jadi Rp 5,3 Juta dan 2.800 Titik Layanan

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:21

Adik Raja Charles Ditangkap, Hubungan dengan Epstein Kembali Disorot

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:04

Kasus Mayat Perempuan di Muara Enim Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:52

WNA China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:27

Khofifah Sidak Harga Bapok Awal Ramadan di Sidoarjo

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:59

Bisnis Bareng Paman Sam

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:40

Selengkapnya