Berita

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Politik

Peminat Properti di Jatim Meningkat, LaNyalla Optimis Perekonomian Segera Membaik

JUMAT, 13 AGUSTUS 2021 | 20:46 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Peminat properti di Jawa Timur mengalami peningkatan. Selama Kuartal II-2021, Jatim tercatat sebagai wilayah dengan pertumbuhan minat pembelian properti tertinggi di Indonesia.

Catatan tersebut disambut positif Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Senator asal Jawa Timur itu optimis capaian itu mengindikasikan akan segera membaiknya perekonomian di Indonesia, khususnya Jawa Timur.

"Semakin tumbuhnya minat masyarakat terhadap properti jelas menjadi angin segar untuk kita. Ini bisa juga menandakan jika perlahan perekonomian mulai membaik. Kita berharap kondisi positif ini bisa terus meningkat," tutur LaNyalla, Jumat (13/8).


Menurut mantan Ketua Umum PSSI itu, pandemi telah membuat masyarakat sangat selektif dalam menggunakan uangnya.

"Perekonomian sangat tertekan saat pandemi. Masyarakat pun cenderung hati-hati. Jika akhirnya peminat properti meningkat, tentu kita berharap hal ini karena situasi yang terus membaik," harapnya.

Pertumbuhan minat pembelian properti di Jatim meningkat hingga mencapai 8 persen. Angka ini lebih tinggi dari DKI Jakarta serta daerah-daerah pendukungnya, seperti Depok, Bogor, Bekasi, dan Tangerang.

Menariknya, pertumbuhan di Jawa Timur ini tidak hanya terpusat di satu daerah seperti Surabaya. Melainkan meliputi Sidoarjo, Malang, Gresik, dan sekitarnya.

"Minat yang tinggi ini dipacu juga ketersediaan fasilitas infrastruktur, seperti jalan tol, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Pelabuhan Teluk Lamong, dan lain sebagainya. Hal ini merupakan langkah awal pertumbuhan ekonomi yang tentunya akan semakin membaik pasca kita melewati pandemi Covid-19," tutur LaNyalla optimistis.

Meski pertumbuhan jumlah pencari properti secara nasional sangat baik, tren suplai pasokan dan permintaan masih belum seimbang.

Permintaan tercatat hanya berada pada angka 7,7 persen, sementara pasokan 16,2 persen.

Untuk Tren suplai properti terbesar masih terkonsentrasi di tiga lokasi utama, yaitu DKI Jakarta (38,6 persen), Jawa Barat (23,1 persen), dan Jawa Timur (16,2 persen).

"Untuk mempercepat pemenuhan minat masyarakat terhadap properti, kita berharap tren pasokan diimbangi. Pertumbuhan positif ini harus semakin menambah gairah masyarakat, khususnya dalam minat kepemilikan aset properti," kata LaNyalla lagi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya