Berita

Petugas memeriksa suhu seorang anak saat memasuki mall/Net

Dunia

Arab Saudi Tidak Wajibkan Anak di Bawah 12 Tahun untuk Divaksin Covid-19

JUMAT, 13 AGUSTUS 2021 | 08:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Arab Saudi mengumumkan bahwa anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diharuskan untuk melakukan vaksinasi Covid-19 dan dapat menghadiri acara dan kegiatan hiburan di ruang terbuka.

Otoritas Hiburan Umum Saudi (GEA) mengatakan, bahwa anak-anak tersebut saat menghadiri acara harus didampingi oleh orang dewasa yang telah divaksinasi, dan anak tersebut tidak sedang memiliki gejala seperti flu (termasuk demam, batuk, pilek), serta status kesehatan mereka pada aplikasi Tawakkalna harus 'tidak terinfeksi' dan  menampilkan tanda 'tidak melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi'.

GEA menekankan meskipun diijinkan, anak-anak dan orang dewasa yang mendampinginya harus tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak sosial.


"Kapasitas pada acara tersebut tidak boleh melebihi 40 persen untuk mencegah infeksi karena anak-anak tidak akan divaksinasi terhadap virus corona," isi pernyataan GEA, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Kamis (12/8).

Wajib vaksin berlaku bagi siswa berusia 12 tahun ke atas, serta anggota staf sekolah. Mereka tidak akan diizinkan masuk ke sekolah negeri atau swasta kecuali mereka telah divaksinasi lengkap.

Arab Saudi akan memulai tahun ajaran baru pada 29 Agustus dan berharap pada saat itu semua siswa dan anggota staf telah divaksinasi sehingga terlindungi dari virus corona.

Lebih dari 30 juta dosis Covid-19 telah diberikan di seluruh Kerajaan di lebih dari 587 pusat inokulasi pada Selasa (10/8).

Arab Saudi memiliki rencana untuk mencapai kekebalan kawanan dan memvaksinasi setidaknya 70 persen populasinya pada Oktober tahun ini.

Sejauh ini, 30 persen populasi telah divaksinasi lengkap dan 58 persen telah menerima setidaknya satu dosis.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya