Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

WHO Lakukan Tes Massal Terhadap Tiga Obat Baru untuk Terapi Pasien Covid-19

KAMIS, 12 AGUSTUS 2021 | 09:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terus melakukan upaya untuk penanganan Covid-19. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, mencari terapi yang lebih efektif dan mudah diakses untuk pasien Covid-19 tetap menjadi kebutuhan mendesak.

WHO akan segera melakukan uji coba internasional terhadap tiga jenis obat untuk mengetahui apakah mereka dapat digunakan untuk terapi dan memperbaiki kondisi pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.

Tiga obet itu adalah Artesunate untuk malaria berat, Imatinib obat yang digunakan untuk kanker tertentu, dan Infliximab obat untuk gangguan sistem kekebalan tubuh seperti Crohn dan rheumatoid arthritis.


Pengujian akan dilakukan pada ribuan pasien sukarelawan di lebih dari 600 rumah sakit di 52 negara dan telah memasuki tahap kedua dari perburuan Solidaritas WHO untuk pengobatan efektif melawan Covid-19.

Obat-obatan tersebut dipilih oleh panel ahli independen karena potensinya dalam mengurangi risiko kematian pada pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.

"Uji coba dilakukan terkoordinasi di lusinan negara untuk menilai beberapa perawatan dengan menggunakan satu protokol. Sehingga menghasilkan perkiraan yang kuat tentang efek obat terhadap kematian, termasuk efek moderat," kata WHO, seeprti dikutip dari AFP, Rabu (11/8).

“Kami sudah memiliki banyak alat untuk mencegah, menguji, dan mengobati Covid-19, termasuk oksigen, deksametason, dan IL-6 blocker. Tetapi kami membutuhkan lebih banyak, untuk pasien di semua ujung spektrum klinis, dari penyakit ringan hingga parah,” kata Tedros.

WHO sebelumnya telah menguji empat obat yang melibatkan hampir 13.000 pasien di 500 rumah sakit di 30 negara. Hasil sementara yang dikeluarkan pada bulan Oktober menunjukkan bahwa remdesivir, hydroxychloroquine, lopinavir dan interferon memiliki sedikit atau tidak berpengaruh pada pasien rawat inap dengan Covid-19.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya