Berita

Vipdervir dipercaya bisa sembuhkan Covid-19/Net

Kesehatan

Vipdervir, Obat Herbal asal Vietnam yang Dipercaya Efektif Lawan Virus Corona

RABU, 11 AGUSTUS 2021 | 10:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para peneliti di Vietnam telah mengumumkan pada Selasa (10/8) tentang sebuah obat yang dipercaya efektif untuk melawan virus corona.

Obat berbahan dasar herbal yang dinamai Vipdervir itu telah melalui penelitian praklinis dan dikatakan telah menunjukkan efektivitas yang tinggi dalam mengobati pasien Covid-19.

“Vipdervir mampu mencegah SARS-CoV-2 menempel pada sel inang, atau dalam hal apa pun mengaktifkan sel kekebalan sehingga mereka dapat mengenali, memblokir, dan menghilangkan partikel virus,” kata Chu Hoang Ha, wakil presiden dari Akademi Sains dan Teknologi Vietnam (VAST), seperti dikutip dari Vietnam Express.


“Vietnam memiliki banyak obat yang diekstraksi dari tumbuh-tumbuhan, tetapi ini adalah yang pertama telah lulus penelitian praklinis, disetujui oleh Komite Evaluasi Etik dalam Penelitian Biomedis Kementerian Kesehatan, dan diizinkan untuk memasuki uji klinis untuk mengobati Covid-19,” lanjutnya..

Wakil kepala Administrasi Teknologi Sains dan Pelatihan kementerian Nguyen Ngo Quang, mengatakan kementerian mengevaluasi produk pada tahap praklinis, sebelum berlanjut evaluasi klinis.

“Kementerian berharap penelitian klinis akan selesai pada akhir tahun. Ini akan memakan waktu sekitar dua-tiga bulan untuk uji coba pada manusia untuk diselesaikan, sebelum penilaian jangka menengah merangkum hasil tes,” kata Quang.

“Diharapkan pada akhir tahun 2021 obat tersebut sudah bisa dilisensikan untuk dijual jika ada hasil tes yang memuaskan,” ujarnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya