Berita

Prajurit TNI AD dan US Army yang ikut dalam Garuda Shield 2021./Ist

Politik

Memaknai Latihan Militer Bersama

SELASA, 10 AGUSTUS 2021 | 13:53 WIB | OLEH: CHAPPY HAKIM

BELAKANGAN ini tersebar berita tentang latihan militer bersama antara Indonesia dengan Amerika Serikat. Latihan Militer bersama antar negara adalah merupakan salah satu bagian saja dari kerangka besar yang bernama Inter-Nation Military Relationship.   Hubungan militer antar bangsa usianya hampir sama dengan berdirinya institusi militer itu sendiri.

Military relationship dibangun tidak hanya mempertimbangkan banyak hal mengenai sistem pertahanan keamanan dan strategi serta taktik dalam pemenangan perang, akan tetapi juga mengenai hal yang menyangkut tentang kemanusiaan.

Inter-Nation Relationship pada umumnya akan  termasuk pula kegiatan pertukaran siswa baik Perwira, Bintara dan Tamtama dalam berbagai program latihan dan pendidikan militer. Dari hubungan yang baik itulah akan muncul berbagai penugasan yang bersifaf Internasional seperti antara lain Pasukan Perdamaian yang bernaung dibawah Perserikatan Bangsa Bangsa.


Pada tingkat Perwira, hubungan militer antar negara akan berkembang juga pada pertukaran Pelatih dan Perwira Pengasuh serta Perwira Penuntun untuk beberapa bidang keahlian militer. Lembaga seperti Sekolah Staf dan Komando atau Command and Staff College baik masing masing angkatan atau gabungan angkatan biasanya sudah akan masuk dalam sebuah perencanaan yang jangka panjang sifatnya, tahun demi tahun pelajaran.   Dalam hal yang lebih khusus dikenal pula kegiatan seperti  “Airmen to Airmen Talk” di Angkatan Udara.

Tidak hanya terbatas kepada program latihan dan pendidikan hubungan militer antar bangsa akan tetapi terkadang juga akan meluas pada kegiatan yang sifatnya operasional. Kegiatan ini akan mencakup negara negara yang bergabung dalam sebuah pakta pertahanan seperti NATO misalnya.   Hubungan semacam ini akan berbentuk tidak hanya bi lateral akan tetapi lebih banyak terdiri dari beberapa negara yang bersekutu.

Latihan militer disini akan lebih intensif, karena akan memadukan banyak regulasi ketentuan dan prosedur yang akan berbentuk perangkat lunak yang gabungan pula sifatnya.   Peraturan bersama yang diberlakukan dalam sebuah misi bersama atau dalam format Joint Task Force (JTF) sebagai contohnya.

Terlepas dari bentuk persekutuan atau yang bersifat bilateral, maka hubungan militer antar bangsa biasanya akan lebih mengemuka pada aspek persahabatan dan persaudaraan.   Personil militer di seluruh dunia adalah mereka yang menjalani pendidikan dan latihan fisik yang sangat keras dalam disiplin kesehariannya.   Mereka dididik dengan keras sebagai bekal untuk menghadapi “kerasnya” situasi yang akan mereka hadapi di medan perang.

Mereka dididik dalam menyiapkan dirinya dimedan perang untuk membunuh atau dibunuh – to kill or to be killed. Agar para prajurit tidak kehilangan rasa kemanusiaannya, maka pendidikan dan latihan militer di lembaga pendidikan membekali mereka dengan program pendidikan dan latihan menyangkut nilai kemanusiaan. Prajurit dan terutama Perwira memperoleh bekal khusus dalam pendidikan kemiliterannya yang bertujuan menjadikan mereka sebagai seorang Perwira Ksatria Sejati, Officer and Gentlement.

Dari bekal pendidikan latihan yang bersifat nilai kemanusiaan itulah maka bentuk dari  Inter - Nation Military Relationship akan menemukan formatnya.   Itu sebabnya maka persahabatan antar prajurit yang berbeda kebangsaan biasanya menjadi sangat akrab. Keakraban ini akan terlihat sangat nyata pada operasi gabungan antar negara, tidak hanya dalam peperangan akan tetapi lebih lebih pada operasi SAR dan penyelamatan dari bencana alam.

Karena dilatih dan ditugaskan pada bidang yang sangat keras, maka para prajurit sangat mengerti benar arti dari “penderitaan” dalam menjalankan tugas tugasnya. Arti dari penderitaan yang terjadi akibat perang. Itu sebabnya sosok prajurit dibalik pakaian seragamnya yang “sangar” akan tetapi selalu tersimpan didalamnya hati yang lembut sebagai manusia biasa.

Sejatinya para prajurit sangat mendambakan perdamaian dan itu pulalah yang menyelimuti hati mereka semua dalam banyak kegiatan lapangan termasuk dalam konteks Inter-Nation Military Relationship.

Hubungan baik antar para Perwira biasanya akan tetap berlanjut walau mereka sudah memasuki masa purna tugas. Hubungan baik dalam aspek kemanusiaan yang sifatnya universal memang tidak mudah hilang dimakan usia.

Itulah salah satu dari makna yang terkandung dalam kegiatan latihan militer bersama antar negara. Karena memahami benar tentang penderitaan yang akan dialami ketika perang maka: Military always create peace, politician are created war.

Penulis adalah mantan KSAU dan pendiri Pusat Studi Air Power Indonesia

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya