Berita

Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) periode 2021-2024, Erick Thohir/Repro

Politik

1 Muharram 1443 Hijriyah, Penanda 21 Tahun MES Kembangkan Ekonomi Syariah Indonesia

SENIN, 09 AGUSTUS 2021 | 23:18 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Tahun baru hijriyah adalah salah satu peristiwa sejarah penting bagi umat Islam Indonesia. Peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah itu pula menjadi penanda awal penanggalan kalender Islam.

Bagi Masyarakat Ekonomi Syariah, 1 Muharram sebagai awal tahun baru Islam juga bermakna penting. Sebab tepat 21 tahun organisasi MES dilahirkan dengan niatan hadir memberi kemanfaatan bagi umat.

"MES menapaki usia ke 21 tahun, selama itu pula MES telah membersamai setiap perjuangan dan usaha mengembangkan ekonomi dan keuangan Syariah Indonesia," demikian kutipan untaian kalimat ucapan tahun baru Hijriyah dan Milad MES yang diterima redaksi, Senin malam (9/8).


Sebagai organisasi, MES telah menghadapi berbagai tantangan. Lebih-lebih pandemi virus corona baru (Covid-19) yang terjadi sejak 2 Maret 2020 silam hingga saat ini menguji MES agar cermat membaca peluang untuk senantiasa menghadirkan kebaikan umat.

Setelah 21 tahun berkiprah, nyatanya MES telah hadir di 14 negara, 29 provinsi dan 105 kabupaten/kota. Capaian itu, merupakan bukti komitmen MES untuk terus memberikan manfaat berupa keseimbangan antara narasi kerja dan tindakan nyata.

"Usia 21 tahun adalah fase awal masa kedewasaan dan kemandirian, sudilah kiranya pada hari bersejarah ini, mari bersama-sama kita untaikan doa dan pengharapan yang positif untuk meluruskan niat, menguatkan semangat, untuk MES yang lebih bermanfaat," demikian harapan dan doa MES bagi kemajuan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia.

Merujuk data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sektor jasa keungan syariah Indonesia terdiri dari 3 subsektor.

Tiga subsektor jasa keungan syariah Indonesia itu yakni: Perbankan syariah, Industri keuangan nonbank syariah berupa asuransi, perusahaan pembiayaan, dana pensiun, lembaga keuangan mikro syariah, serta Lembaga Keungan Mikro Syariah dan pasar modal syariah berupa Sukuk Negara, Sukuk Korporasi dna reksa dana syariah.

Data laporan OJK tahun 2020 menyatakan bahwa hingga Desember tahun 2020 total aset keuangan syariah Indonesia senilai Rp 1.801,40 triliun atau setara dengan 127,71 Miliar dolar (Kurs BI per 31 Desember 2020 = Rp 14.105,01/dolar AS). Angka aset itu tidak termasuk Saham Syariah.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya