Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo/Repro

Politik

Presiden Jokowi: Saya Tidak Mau Lagi Dengar Ada Suap

SENIN, 09 AGUSTUS 2021 | 10:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peringatan keras disampaikan Presiden Joko Widodo kepada para pejabat pemerintah untuk tidak menerima suap dari pengusaha.

Hal tersebut ditegaskan presiden saat peluncuran sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko secara virtual, Senin (9/8).

"Saya tidak mau lagi dengar ada suap, semua harus dilakukan secara terbuka, transparan dan memudahkan para pengusaha. Jika ada aparat pemerintah yang tidak bersih, yang mencoba-coba, laporkan kepada saya," tegas Presiden.

Adapun OSS Berbasis Risiko merupakan bentuk reformasi kemudahan layanan perizinan. Jokowi menekankan, OSS dimaksudkan untuk memberi kemudahan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan mendorong wirausaha baru.

"Juga mempercepat transformasi sektor informal menjadi sektor formal, dan yang paling penting akan menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya," lanjutnya.

Presiden sendiri telah berkomitmen untuk memangkas birokrasi yang menghambat, serta mendorong kemudahan izin berusaha. Guna memastikan hal itu, presiden pun mengaku akan mengawasi langsung implementasi di lapangan.

"Apakah persyaratan semakin mudah, apakah jumlah izin semakin berkurang, apakah prosesnya semakin sederhana, apakah biaya semakin efisien, apakah standar sama di seluruh Indonesia, dan apakah layanannya semakin cepat?" demikian Jokowi.

Populer

Ingin Bantu Tangkap Pembunuh Brigadir J, Serda Ucok: Kami Tidak Tega Negara Kesulitan

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 20:23

Pernyataan Terakhir Sebelum Ditahan, Roy Suryo: Saya Tidak Menistakan Agama

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 01:59

Sudah Dituangkan ke BAP, Bharada E Lihat Ferdy Sambo Pegang Pistol di Samping Jasad Brigadir J

Minggu, 07 Agustus 2022 | 16:39

Absen di Ancol, Pengamat: Mega-Puan-Ganjar Satu Paket Tidak Mau Dianggap Dukung Anies

Sabtu, 30 Juli 2022 | 12:21

Sindir Alasan TGB Pindah Perindo, Musni Umar: Memang Partai yang Pernah Dimasuki Visinya Tidak Mempersatukan?

Minggu, 07 Agustus 2022 | 07:28

Bersih-bersih Polisi, Perkumpulan Marga Hutabarat Siap Kawal Kasus Pembunuhan Brigadir J

Senin, 08 Agustus 2022 | 22:20

Agar Seolah Ada Baku Tembak di TKP, Pistol Brigadir J Sengaja Ditembakkan ke Dinding

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:20

UPDATE

Forum Sekjen Cipayung Plus Apresiasi Kinerja KPK Era Firli Bahuri

Selasa, 09 Agustus 2022 | 23:13

Sikap Tegak Lurus Kapolri Bukti Tanggungjawab Jaga Nama Baik Institusi

Selasa, 09 Agustus 2022 | 23:01

Johnny Plate: Kemenkominfo Komitmen Genjot Indeks Literasi Digital Indonesia di Tahun 2022

Selasa, 09 Agustus 2022 | 22:59

Tersangkakan Ferdy Sambo, Setara Institute: Kapolri Lulus Ujian Terberat

Selasa, 09 Agustus 2022 | 22:46

Tim Voli Kota Bima Raih Tiket Terakhir Babak 8 Besar Piala Gubernur NTB 2022

Selasa, 09 Agustus 2022 | 22:46

Dukung Program yang Digagas KPK, Forum Sekjen Cipayung Plus Dorong Perguruan Tinggi Implementasikan Pendidikan Antikorupsi

Selasa, 09 Agustus 2022 | 22:26

Firli Bahuri Siap Kolaborasi Bareng Elemen Pemuda untuk Bersihkan Indonesia dari Praktik Korupsi

Selasa, 09 Agustus 2022 | 22:17

Syarikat Islam Dukung Aksi Sejuta Buruh agar Tak Dirugikan Oligarki

Selasa, 09 Agustus 2022 | 21:26

Kapolri Dalami Apakah Irjen Ferdy Sambo Ikut Menembak Brigadir J

Selasa, 09 Agustus 2022 | 21:18

Besok, KPK Resmikan Gedung Rupbasan di Cawang Jakarta Timur

Selasa, 09 Agustus 2022 | 21:05

Selengkapnya