Berita

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Dedi Irawan saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo/Ist

Politik

Pemuda Muhammadiyah: Pertumbuhan Ekonomi Positif Harus Terus Dipertahankan

JUMAT, 06 AGUSTUS 2021 | 12:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pertumbuhan ekonomi yang kembali positif di kuartal II 2021, bahkan mencapai 7,07 persen secara year on year (yoy), harus tetap diapresiasi. Sebab bagaimanapun, pertumbuhan yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) itu merupakan bukti pemerintah bekerja keras untuk menjauhkan indonesia dari jurang resesi ekonomi.

Begitu kata Ketua Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Dedi Irawan saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (6/8).

Menurutnya, selain kerja keras pemerintah, pertumbuhan ini juga buah dari kedisiplinan rakyat Indonesia yang mau patuh menjaga protokol kesehatan dan menjalani vaksinasi.


“Sehingga mesin pertumbuhan tetap bisa berjalan dengan ditandai oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh 5,9 persen dan kinerja ekspor yang tumbuh 31,8 persen,” urainya.

Dedi Irawan menilai pertumbuhan konsumsi rumah tangga merupakan sinyal bahwa ekonomi masyarakat mulai bergeliat kembali.

Di satu sisi, dia juga menyoroti sektor kelautan perikanan yang tumbuh 9,69 persen pada kuartal II tahun ini. Artinya produksi dan produktivitas masyarakat nelayan dan pembudidaya mengalami peningkatan.

"Dengan konsistennya pertumbuhan sektor kelautan perikanan ini, tentu akan berdampak langsung pada kesejahteraan nelayan kecil dan pembudidaya yang banyak tersebar di sepanjang garis pantai Indonesia,” sambung mantan Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) itu.

Pemuda Muhammadiyah juga mengingatkan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk tetap waspada dan patuh mematuhi protokol kesehatan, sehingga pertumbuhan ekonomi yang sudah baik dapat terus dipertahankan hingga akhir tahun.

"Kita harus tetap waspada, bersatu, berkolaborasi, sehingga pemerintah dapat terus menjaga pertumbuhan ekonomi tetap konsisten tumbuh dan menjaga ekonomi masyarakat akar rumput tetap terjaga,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya