Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Politik

ProDEM: PPKM Sudah Terbukti Tidak Efektif, Jangan Malu Ikuti Perintah UU 6/2018

KAMIS, 05 AGUSTUS 2021 | 10:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Data-data penanganan Covid-19 di Indonesia masih saja belum menunjukkan perubahan berarti. Per Rabu (4/8), jumlah kasus harian masih berada di angka 35.867 kasus, sementara yang meninggal di angka 1.747 orang per hari.

“Ini menunjukan kebijakan PPKM sangat tak efektif,” tegas Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Kamis (5/8).

Atas alasan itu juga, Iwan Sumule merasa heran dengan sikap pemerintah yang masih mempertahankan kebijakan yang sudah terbukti tidak efektif.


Dia lantas menukil pernyataan dari fisikawan terkenal, Albert Einstein yang menyebut bahwa kegilaan adalah melakukan hal yang sama berulang-ulang dan mengharapkan hasil yang berbeda.

Dengan kata lain, PPKM yang sudah terbukti gagal tidak akan megubah apapun dan harus diganti dengan kebijakan lain.

“Tapi mirisnya, ini masih terus diperpanjang,” sesal Iwan Sumule.

Seharusnya pemerintah segera mengganti kebijakan itu dengan berpedoman pada UU 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Di mana warga dikarantina di dalam rumah masing-masing dan dijamin kebutuhan hidupnya.

Dengan karantina ini, aktivitas publik terhenti sehingga perkembangan virus yang menyebar melalui manusia juga berhenti. Namun di satu sisi, manusia yang dikarantina harus disuplai makanan agar tetap bisa hidup, walau tanpa bekerja.

“Bahkan di pasal 52 ayat 1 UU 6/2018, selama penyelenggaraan Karantina Rumah, kebutuhan hidup dasar bagi orang dan makanan hewan ternak yang berada dalam Karantina Rumah menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat. Jadi bukan hanya kebutuhan manusia, ternak pun harus dipenuhi,” urainya.

Iwan Sumule menekankan bahwa UU itu dibuat dari hasil refleksi masa lalu dan riset ilmu pengetahuan. Sehingga, solusi penanganan Covid-19 adalah jalankan UU secara baik dan sepenuh-penuhnya.

“Ibaratnya, penanganan ini sudah salah kancing baju, mesti mulai dari awal cara penanganan Covid-19. Tak perlu malu melakukannya dari awal, dibanding diteruskan dan tak akan pernah menyelesaikan soal,” jelasnya.

“Saatnya kita minta tanggung jawab!” tutup Iwan Sumule yang beberapa waktu lalu mendesak DPR untuk menggunakan Hak Interpelasi pada pemerintah atas penanganan Covid-19.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya